Sejumlah Kyai Bentuk Tim 9, Yunus Ikhlas Jadi Tersangka

Sejumlah Kyai Bentuk Tim 9, Yunus Ikhlas Jadi Tersangka

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Sejumlah tokoh ulama’ NU dan aktivis Banyuwangi dikabarkan berkumpul di Grand Hil Villa Ketapang Banyuwangi membentuk wadah ‘Banyuwangi Menggugat’

Hadir pada pertemuan tersebut Kyai sepuh NU Kyai Suyuti, Kyai Hasan, Gus Inul dan beberapa tokoh Ulama’ lainnya, Hadir juga ulama muda yang juga aktivis partai Golkar, Ali Rido.

Dari yang hadir juga nampak Sulaiman Sabang, SH, Cak No, M. Yunus Wahyudi, dan M. Helmi Rosadi, Chairman Dahlan, Syaiful Rahman serta beberapa lainnya.

Dalam pertemuan itu mereka membahas persoalan besar di Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi sehingga mereka merasa ingin ikut melibatkan diri dalam perbaikan dengan mencetuskan nama ‘Banyuwangi Menggugat’.

Banyuwangi menggugat disepakati mereka membentuk Tim sembilan, tim ini dalam waktu dekat bertemu untuk menunjuk formasi ketua dan bidang-bidang.

“ya memang kita kemarin (Jum’at 27/10) sejak siang hingga sore kita bertemu dengan beberapa kyai NU dan aktivis muda NU juga,” kata aktivis yang akhir-akhir terus menyoroti Kyai NU dengan meyakini untuk membersihkan NU, Yunus Wahyudi,(28/10).

Yunus akhirnya juga mengakui, dalam pertemuan itu sebenarnya juga membahas sekitar 13 persoalan yang menurutnya masalah besar dan harus disikapi dengan serius.

Karena menurut Yunus semuanya menyangkut uang rakyat, jual beli jabatan, bansos, dan lain – lain.

“Saya juga meyakinkan dihadapan hadirin yang mayoritas tokoh Ulama’ NU dan para Aktivis itu. bahwa dari sekitar 13 temuan data tersebut valid dan cukup bukti berikut saksi – saksi yang siap memberikan kesaksiannya di depan hukum,” kata Yunus Percaya diri.

Terkait dirinya saat ini masih berurusan dengan hukum dan sudah ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik dengan jeratan pasal dalam UU ITE.

“Saya sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi tidak masalah, demi kebenaran saya tidak apa-apa jadi tumbal, saya bicara lantang blak – blakan demi kebenaran, biar semua ini saya hadapi sendiri, saya berani dan tetap tegar karena disekeliling saya masih banyak para Kyai memahami terhadap apa yang saya perjuangkan selama ini,” ungkapnya.

Sementara itu, tim 9 yang dihasilkan terbentuk terdiri dari beberapa personil masing-masing, Sulaiman Sabang, M. Helmi Rosadi, H. Agus Iskandar, M. Yunus Wahyudi, Sudiyono Abbas, Syaiful Rahman, H. Hasan Basori, Didik Nur Hadi Saleh, dan Gus Inul.

“Gus Inul menegaskan kepada yang hadir untuk tidak berdiri pada dua kaki, satu berdiri di sana satu berdiri di sini, sebelum kita melangkah saya harap jangan ada yang berdiri di dua kaki, jangan ada yang berkhianat dalam perjuangan ini ” kata sumber Ms.(kin).

Komentar

comments