Sehari Dua Pengedar Narkoba Tertangkap

Sehari Dua Pengedar Narkoba Tertangkap

Faktanews.co.id- Penghuni Lapas Banyuwangi yang sudah 500 orang lebih merupakan pelaku terkait Narkoba tampaknya akan terus bertambah menyusul Satuan Reserse Narkoba Polres Banyuwangi menangkap 2 orang diwaktu berbeda pada Rabu (14/2/2018).

Sekitar pukul 09.00 wib Moch. rizki (26), warga Lingk Sukowidi Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi ditangkap di Jl. Banterang No. 51 Rt/Rw 02/02 Kelurahan Kampung Melayu, Banyuwangi.

Sekitar pukul 08.00wib. warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Dedi Fakhruzi (42) ditangkap di salah satu rumah kost wilayah Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi.

Polisi menangkap Moch. rizki (26), diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu dan psikotropika jenis obat Trihexyphenidil.

Barang bukti yang diamankan dari tangan Rizki berupa 2 paket narkotika jenis sabu berat kotor 1,19 gram berat bersih 0,87 gram, 1 buah potongan sedotan warna merah, 1 biah bekas bungkus rokok Sampoerna Mild, 1 buah Hp Samsung J7 warna gold. Selin itu juga kita amankan, 1530 butir obat Trihexyphenidil yang terdiri dari 1 klip isi 1000 butir dan 53 (klip isi masing klip 10 butir, 1 buah kresek warna putih, 1 buah tas warna hitam, dan Uang tunai Rp 120.000,-

Sementara itu dari penangkapan tersangka Dedi Fakhruzi barang bukti bisa amankan masing-masing, 10 paket narkotika jenis sabu berat kotor 9,49 gram berat bersih 7,49 gram, 1 timbangan digital, 1 buah kotak kaleng warna hitam, 1 buah bendel plastik klip, 1 buah tas kecil warna kuning, 1 tas punggung warna hitam, dan 1 buah Hand phone merk Oppo F5 warna hitam.

Kedua pelaku penyalahgunaan obat terlarang ini kini ditahan Polres Banyuwangi guna melancarkan proses penyidikan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Moh. Indra Najib, menjelaskan tersangka ditangkap karena dengan sengaja dan tanpa hak memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I jenis sabu serta mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu serta ijin edar jenis obat Trihexyphenidil.

“Tersangka kita jerat dengan Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 197 sub pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,”katanya. (Kur/kin).

Komentar

comments