Sego Tempong “Ala Bek Yok” Kini Di Festivalkan

Chef Marinka Ditengah Bupati-Banyuwangi Dan Istri

Chef Marinka Ditengah Bupati-Banyuwangi Dan Istri

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Ribuan masyarakat Kab. Banyuwangi antusias menyaksikan festival sego tempong di Taman Blambangan Banyuwangi (28/3). Agenda identitas kuliner lokal Banyuwangi yang berupaya dikenalkan di kancah nasional ini dihadiri juru masak nasional Chef Marinka.

Dalam acara tersebut Chef Marinka demo mengulek sambel tempong dengan Bupati Banyuwangi dan memberikan sentuhan cara penyajian supaya sego tempong tambah lebih menarik.

Jumlah perserta festival sego tempong tercatat 206 pelaku usaha kuliner sejenis, mulai dari warung umum, Hotel, Restoran, SKPD dan Sekolah SMK.

Kegiatan festival sego tempong Banyuwangi ini untuk mengangkat pelaku usaha sego tempong supaya menjadi kuliner nasional.

Sego tempong berasal dari bahasa jawa, sego artinya nasi, tempong berarti tampar atau tempeleng, sego tempong berarti makan nasi seperti di tempeleng.

Sego tempong merupakan nasi masakan dari suku Banyuwangi osing.

Awal dikenal luas dengan ciri khas rasa sambel pedas dengan rasa tersendiri dibuat oleh bek yok, daya tarik lain Bek Yok hanya menjual nasi diantara pukul 10 malam hingga 11.

Selebihnya meski banyak pembeli antri wanita warga yang tinggal Tukang Kayu Banyuwangi tersebut tak mau menambah jualan nasi yang di masak dengan kukusan tersebut, sementara lauk khusus ikan asin dan dadar (gimbal) Jagung.

Belakangan nasi tempong berkembang menjadi jualan warung-warung di Banyuwangi dengan ciri khas paling menonjol yaitu rasa pedas.

Bupati Banyuwangi Ir. Azwar Anas mengatakan, festival ini untuk menjadikan kuliner unik Banyuwangi untuk mengangkat pelaku usaha sego tempong .

“Dalam festival ini kita berharap makanan nasi tempong menjadi dikenal luas, pak jamal dari malaysia mengaku makan nasi tempong rasanya enak, ini perlu kita tingkatkan dari makanan lokal masyarakat kampung”, katanya.(Yayak/Makin).

Komentar

comments