SEA Games 2017, Prestasi Terburuk Kontingen Indonesia

SEA Games 2017, Prestasi Terburuk Kontingen Indonesia

Faktanews.co.id.- Alih-alih meningkat prestasi karena tahun depan Indonesia bakal jadi tuan rumah gelaran Asian Games 2018. Justru raihan prestasi atau medali SEA Games 2017 ke XXIX Kuala Lumpur yang baru ditutup Rabu (30/2017), Indonesia tak bisa berprestasi maksimal.

Sementara Juara umum diraih oleh tuan rumah Malaysia dengan 323 medali (145 emas, 92 perak, dan 86 perunggu).

Sedangkan Indonesia hanya menempati peringkat 5 dari sepuluh negara lainnya di Asia Tenggara.

Keberhasilan tim panahan menyumbang dua emas pada awal SEA Games, tepatnya 16 Agustus dan sempat memuncaki klasemen medali.

Namun perolehan emas Indonesia seret dan akhirnya perlahan tergusur.
Target hanya 55 medali emas namun cuma 38 diperoleh. Total 191 medali (38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu).

Tidak emas saja yang tak mencapai target, jumlah perolehan perak tak sesuai yang ditarget 93 dan target perunggu 150 juga tak tercapai.

Ini merupakan terburuk sepanjang sejarah keikut sertaan Indonesia di ajang olah raga negara se Asia tenggara.

Sejak SEA Games bergulir pada 1977 prestasi SEA Games 2017 Ini lebih buruk dari raihan 2009 lalu di Vientiane, Laos. Saat itu, Tim Merah Putih meraih 43 emas, 53 perak, dan 74 perunggu.

Padahal Sejak sebelum keberangkatan ke Malaysia, Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Achmad Sutjipto sangat percaya diri dapat 55 hingga 59 emas.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyatakan dirinya akan bertanggung jawab penuh atas kegagalan ini.

“Saya akan mempertanggungjawabkan kegagalan ini kepada Presiden Republik Indonesia selaku atasan saya,” kata Menpora di hadapan para wartawan di Kemenpora, Kamis (31/8).

Selain bertanggung jawab, ia menyatakan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Agar hasil SEA Games yang terburuk sepanjang sejarah ini tidak terjadi saat Asian Games 2018 nanti. Indonesia menargetkan masuk 10 besar pada Asian Games 2018.

“Sejumlah apologi bagi sebagian orang itu hanya sekadar apologi. Tetapi penting saya sampaikan penyebab kegagalan, yakni SEA Games beda sama sekali dengan Asian Games dari sisi regulasi dan standar pelaksanaannya,” kata Imam.

Menpora melanjutkan, pada tahap internal penyiapan atlet, kata dia, juga berbeda. Ia mencontohkan bulu tangkis yang mengirimkan atlet junior.

Selanjutnya menurut Menpora, beberapa cabang olahraga unggulan tidak dimainkan pada SEA Games 2017, di antaranya dayung.

Itu belum lagi, Indonesia banyak kehilangan dari nomor-nomor pertandingan yang memungkinkan keputusan wasit berperan secara subyektif seperti senam, silat, karate, dan taekwondo.

“Atlet Indonesia banyak yang tidak dapat medali dari sana,” jelas Menpora.

Capaian Indonesia di SEA Games 1977 – 2017.

SEA Games 1977 Malaysia – 62 medali emas (peringkat 1)
SEA Games 1979 Indonesia – 92 medali emas (peringkat 1)
SEA Games 1981 Filpina – 85 medali emas (peringkat 1)
SEA Games 1983 Singapura – 64 medali emas (peringkat 1)

SEA Games 1985 Thailand – 62 medali emas (peringkat 2).

SEA Games 1987 Indonesia – 185 medali emas (peringkat 1)
SEA Games 1989 Malaysia – 102 medali emas (peringkat 1)
SEA Games 1991 Filipina – 92 medali emas (peringkat 1)
SEA Games 1993 Singapura – 88 medali emas (peringkat 1)

SEA Games 1995 Thailand – 77 medali emas (peringkat 2)

SEA Games 1997 Indonesia – 194 medali emas (peringkat 1)

SEA Games 1999 Brunei – 44 medali emas (peringkat 3)
SEA Games 2001 Malaysia – 72 medali emas (peringkat 3)
SEA Games 2003 Vietnam – 55 medali emas (peringkat 3)

SEA Games 2005 Filpina – 49 medali emas (peringkat 5)
SEA Games 2007 Thailand – 56 medali emas (peringkat 4)
SEA Games 2009 Laos – 43 medali emas (peringkat 3)

SEA Games 2011 Indonesia – 182 medali emas (peringkat 1)

SEA Games 2013 Myanmar – 65 medali emas (peringkat 4)
SEA Games 2015 Singapura – 47 medali emas (peringkat 5)
SEA Games 2017 Malaysia – 38 medali emas (peringkat 5). (re/hay).

Komentar

comments

Tagged with