Sampah Berbau Disela Mangrove Dekat Wisata Boom Perlu Penanganan

Sampah Berbau Disela Mangrove Dekat Wisata Boom Perlu Penanganan

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)– “Semisal bisa, area disekitar Kampung ujung dan sekitarnya tidak berdampak bau dari sampah yang ada di bawah,”kata Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi M.Bramuda,(18/10/2019).

Ini dikatakan Bram ketika diminta pendapatnya tentang bau menyengat akibat sampah dan plastik terus menumpuk diantara pepohonan Mangrove di bawah jembatan dan sekitar pintu masuk pantai Boom Banyuwangi yang berdampak kurang baik dalam pengelolaan wisata.

Bukankah misalnya sungai dengan pohon Mangrove yang tak berkesudahan berpotensi membuat terhenti dan menumpuk sampah hingga berbau menyengat area tersebut bisa dijadikan wisata air?. Bram tak menampik hal itu.

“Bisa saja tapi kan soal perairannya bukan wilayah tugas saya, penanganannya memang harus dikoordinasikan dan direncanakan dengan matang,” katanya.

Ditanya setidaknya kedepan Banyuwangi bisa mendapatkan hal potensi lain diperairan tersebut misalkan difungsikan jadi tambahan tempat berlabuh kapal nelayan warga sekitar.

“Kan dilematis, mendahulukan kepentingan yang ada bagaimana bau akibat sampah dan plastik nyantol  dirasakan masyarakat sekitar sana, tapi karena disana ada Mangrove bagaimana dengan teman-teman pecinta lingkungan,”urainya.

Sementara itu pantauan Faktanews.co.id. Sungai disebelah depan dekat pintu masuk pantai wisata Boom hingga saat ini masih nampak jorok, bau menyengat hingga dalam radius tertentu menggambarkan lama timbunan buangan sampah dan sampah plastik  yang menumpuk disela-sela Pohon Mangrove seperti tak tertangani.

Pemandangan jorok dan bau ini tentu saja merusak kesan bersih sebagai bagian tak terpisahkan dalam pendukung wisata boom Marina.

“Sampek berbau gini kita yang lewat merasakan seperti ini, kasihan juga orang yang tinggal disini,”kata pengunjung Wisata Boom yang sengaja jalan kaki bersama keluarga melintas di area tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada informasi penanganan, Kabid Kebersihan di Lingkungan Hidup Banyuwangi Bibit Suwaji beberapa kali dihubungi belum merespon.

Komentar

comments

Tagged with