Saksi Kunci Korupsi e-KTP, Johannes Marliem Tewas Di Amerika Dengan Luka Tembak Didada

Saksi Kunci Korupsi e-KTP, Johannes Marliem Tewas Di Amerika Dengan Luka Tembak Didada

Faktanews.co.id.- “Benar, yang bersangkutan, Johannes Marliem, meninggal dunia, tapi kami belum dapat informasi yang lebih rinci, karena terjadinya di Amerika,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2017.

Hal ini disampaikan Febri terkait kematian Johannes Marliem yang merupakan salah satu saksi penting (kunci) KPK dalam kasus e-KTP.

Nama ini santer dikabarkan mempunyai bukti pembicaraan para perancang proyek e-KTP selama empat tahun.

Rekaman pembicaraan itu bisa untuk melihat lebih dalam modus korupsi e-KTP dan siapa saja yang terlibat bancaan uang kerugian negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

Namun demikian dengan insiden kematian Marliem, KPK menjamin penyidikan kasus korupsi e-KTP tetap berjalan.

Johannes Marliem disebut dalam dakwaan pelaku lain korupsi e-KTP Irman dan Sugiharto, Marliem disebut sebagai penyedia produk automated finger print identification system (AFIS) merek L-1 untuk proyek e-KTP.

Marliem pernah dimintai keterangan KPK pada Februari 2017 di Singapura dan pada Juli 2017 di Amerika Serikat.

Terkait kematian Johannes Marliem di Amerika Serikat (AS), saat ini masih dalam penananganan aparat kepolisian tempat kejadian yaitu Los Angeles.

Seperti ramai diinformasikan, Pasukan Bersenjata Taktik Khusus (SWAT) dan Kepolisian Los Angeles (LPAD) menemukan pria tewas dengan luka tembak didada.

Penemuan pria tewas berinisial JM itu setelah SWAT dan LPAD berhasil memasuki rumah di Beverly Grove setelah sebelumnya hingga sore tadi (11/8) dilakukan penutupan di area dikawasan itu terkait lokasi kejadian penyanderaan seorang wanita dan anak oleh pria bersenjata.

JM yang ditemukan tewas dikaitkan nama saksi kunci korupsi e-KTP Johannes Marliem.(tec/hay).

Komentar

comments

Tagged with