Rumah Dirut PLN Selesai Digeledah, Buntut Anggota DPR Ditangkap Bersama Bos Apac Group dan 7 lainnya

Rumah Dirut PLN Selesai Digeledah, Buntut Anggota DPR Ditangkap Bersama Bos Apac Group dan 7 lainnya

Faktanews.co.id- Berkaitan kasus suap proyek PLTU Riau-1, penggeledahan penyidik KPK yang dilakukan rumah Dirut PLN Sofyan Basir sejak pagi berakhir sekitar pukul 19.15 WIB. Minggu malam, (15/7).

Sekitar 10 penyidik, beberapa di antaranya mengenakan masker, dengan sejumlah berkas (tiga bundel tumpukan dokumen) dan beberapa boks keluar dari rumah Sofyan di Jalan Bendungan Jatiluhur II Nomor 3, Benhil, Jakarta Pusat,

Sayangnya, tak satupun Penyidik memberi keterangan ke wartawan yang sudah menunggu lama terkait apa saja dekumen yang di sita.

Rumah Direktur PLN Sofyan Basir merupakan salah satu dari lima lokasi yang digeledah KPK.

Dalam kisaran kasus ini KPK menjerat Wakil Ketua DPR Komisi VII DPR RI Eni Saragih.

Eni Maulani Saragih terjerat kasus setelah diamankan KPK saat berada di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham di kawasan Widyachandra, Jakarta Selatan, Jumat (13/7).

Dia ditangkap bersama Bos Apac Group Johanes B Kotjo dan tujuh orang lainnya.

Eni diduga menerima uang sebesar Rp500 juta terkait proyek pembangunan pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Riau.

“Untuk sementara diamankan dokumen terkait dengan proyek pembangkit listrik Riau-1, dokumen keuangan, dan barang bukti elektronik,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Selain rumah rumah Sofyan Basir dan rumah Eni Saragih.

KPK juga menggeledah rumah Selain itu KPK juga mendatangi rumah, kantor, dan apartemen pengusaha Johannes Budisutrisno Kunco, tersangka yang diduga menyuap Eni.

“Kami harap semua pihak bersikap koperatif terhadap tim KPK yang sedang menjalankan tugasnya,” kata Febri.

Komentar

comments

Tagged with