Ronaldinho Ditahan Saat Akan Hadiri Undangan Yayasan Anak Di Paraguay

Faktanews.co.id.– Mantan bintang sepakbola dunia asal Brasil, Ronaldo de Assis Moreira yang tersohor dikenal dengan nama Ronaldinho ditahan dalam dugaan penggunaan paspor palsu saat memasuki Paraguay.

Hakim memerintahkan penahanan eks pemain terbaik dunia dua kali itu bersama saudaranya, Roberto, usai kedapatan memasuki Paraguay dengan menggunakan dokumen palsu pada Rabu (4/3) dan selanjutnya keduanya ditangkap pada Jumat (6/3).

Keduanya telah semalam di penjara sebelum mereka nampak di pengadilan pada Sabtu (7/3).

Dilansir AFP, seorang hakim di Asuncion membenarkan bahwa keduanya dikenakan tahanan sebelum gelaran pengadilan (pre-trial detention) yang juga mempertimbangkan pendapat Jaksa Penuntut Umum, Osmar Legal  meminta hakim menahan Ronaldinho dan saudaranya itu dimasukkan dalam penahanan preventif.

“Mereka melakukan tindakan serius yang mengancam negara,” katanya.

Setelah perintah hakim menahannya, Polisi berpakaian sipil menjemput keduanya dari hotel mereka  menginap, yaitu di Resort Yacht & Golf Club pada Rabu (4/3/2020) malam waktu setempat untuk dibawa ke markas besar kepolisian nasional Paraguay.

Dalam perkembangannya, Ronaldinho yang pernah ikut membantu Brasil meraih trofi Piala Dunia 2002, ke Paraguay karena diundang ke ibukota Paraguay oleh sebuah yayasan untuk anak-anak yang membutuhkan, dan untuk mempromosikan buku barunya.

Sementara diketahui, Pemerintah Brasil sudah menarik paspor Ronaldinho pada November 2018 setelah gagal membayar denda US$2,5 juta untuk kerusakan lingkungan yang terjadi selama pembangunan properti di Porto Alegre, Brasil selatan.

Dalam penyelidikan terungkap Ronaldinho diberi paspor palsu oleh pengusaha Brasil Wilmondes Sousa Lira, yang juga telah ditangkap.

“Kantor Kejaksaan Agung mengeluarkan surat perintah penangkapan mereka, mendakwa pemain Ronaldinho karena menggunakan dokumen publik dengan isi palsu dan meminta penahanan preventif,” kementerian itu berkicau di Twitter.

Pengacara Paraguay yang mendampingi mantan bintang Barcelona itu, Adolfo Marin, mengatakan kliennya itu telah memberi tahu jaksa penuntut umum bahwa dokumen-dokumen tersebut diberikan kepada pihaknyanya sebulan yang lalu di Brasil.(afp/hay).

Komentar

comments

Tagged with