Reses Ketua DPRD, Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak Akibat Truck Galian C

Reses Ketua DPRD, Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak Akibat Truck Galian C

Sebagaimana yang sudah diatur dalam konstitusi setiap anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) diharuskan untuk melakukan pertemuan secara langsung guna menyerap aspirasi rakyat secara langsung.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, SE melanjutkan agenda reses 2019 yang kedua menyerap aspirasi warga di desa Gumuk kecamatan Licin Banyuwangi Jawa Timur, Kamis (7/2/19).

Dalam sambutannya Made mengatakan reses merupakan perintah konstitusi oleh karenanya sudah seharusnya Kepala Desa sebagai pemangku wilayah desa hadir bersama – sama warga masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya.

“agar supaya anggota dewan perwakilan rakyat bisa mendengar langsung untuk dijadikan bahan pembahasan di gedung wakil rakyat dengan harapan nantinya wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD bisa mengambil langkah terbaik hingga bermanfaat untuk rakyat,” kata Made yang juga politisi dari PDI P itu.

Made lebih jauh menyampaikan banyak terima kasih atas partisipasi dengan turut hadir kepala desa Gumuk, Ahmad Suyono bersama sama warga masyarakat dalam acara reses tersebut.

Dalam acara temu langsung dan penyerapan aspirasi Ketua DPRD I Made Cahyana Negara di desa Gumuk ini tampak pula Kapolsek Licin yang baru AKP Hery Purnomo diantara jajaran kursi kepala desa Gumuk Ahmad Suyono, Tokoh agama, tokoh masyarakat kaum muda mudi dan ibu-ibu.

Pantauan dilapangan, Warga masyarakat Desa Gumuk lebih berharap agar pembangunan infrastruktur desanya utamanya jalan dan saluran irigasi pertanian agar ke depan lebih diperhatikan dan mendapat prioritas khusus dari pemerintah daerah.

“Kondisi Desa gumuk selama ini lebih lambat dibidang pembangunan jika dibandingkan dengan desa desa lain yang ada diwilayah Kecamatan Licin,”ungkap kades Gumuk Ahmad Suyono.

Menurut Suyono, kondisi jalan yang ada di desa gumuk banyak rusak parah akibat adanya kegiatan tambang galian C.

“saat ini warga masyarakat Gumuk menginginkan adanya penutupan terhadap kegiatan penambangan yang ada di wilayah desa Gumuk papar kades Ahmad Suyono,”ungkapnya.(ind/kin).

Komentar

comments