Redam Dampak Kasus Penistaan Agama, Lintas Agama Selaraskan Kedamaian Untuk Persatuan NKRI

Lintas Agama BanyuwangiFaktanews.co.id. (Banyuwangi)- Aliansi umat beragama Di Banyuwangi Jawa timur yang terdiri ormas agama Hindu, Kristen, Khatolik, Buddha ,dan Konghucu melakukan pertemuan guna menciptakan kedamaian antar umat beragama dalam kesatuan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Ini untuk menjawab kekhawatiran perpecahan terkait kasus dugaan penistaan agama Ahok yang sdah ditetapkan tersangka oleh Mabes Polri namun masih menyisakan gejolak keprihatian melalui aksi demo seluruh umat Islam pada tanggal 2 Desember 2016 di Jakarta.

Dalam pertemuan Selasa (29/11) yang bertempat di resto hotel Mahkota pelengkung Banyuwangi tampak ke harmonisan yang terjalin antara umat beragama canda dan persaudaraan pun sangat terasa tanpa melihat agama ataupun suku.

“yang menyebabkan perpecahan yakni lunturnya nilai nilai Pancasila, khususnya luntur nilai pancasilanya di sila pertama yakni ketuhanan yang maha esa, bukan agamanya atau suku dan ras nya yang buruk tapi oknumnya yang kurang memahami pancasila,” papar perwakilan FPI Muhammad Hasan .

namun untuk menangapi terkait kasus penistaan agama yang dilakukan gubernur non aktif  basuki tjahaja purnama rencananya FPI Banyuwangi akan tetap berangkat ke Jakarta mengunakan 5 bus sebanyak 212 orang yang akan di berangkatkan sampai kasus ahok benar benar terselesaikan .

Sementara itu dari kalangan agama Hindu yang di wakili I Made Swastika mengusulkan untuk melakukan pertemuan ataupun doa bersama agar di harapkan keberagaman persatuan agama di Banyuwangi lebih terjalin erat dan humanis.

“kalau di Banyuwangi saya rasa aman dan damai minoritas pun aman bagaimana kedamaian kita yang sudah terjalin harmonis kita selalu kita jaga dan jika saya mengusulkan bagaimana untuk kita doa bersama kita akan mendukung jikalau semuanya untuk persatuan antar umat beragama .”papar perwakilan dari agama Hindu I Made Swastika .

Hal ini juga dari kalangan ormas Muhammadiyah yang di wakilkan oleh wakil ketua H Sujarni berharap dalam pertemuan ini ada manfaat untuk keselanjutanya agar di harapkan kerukunan beragama di Banyuwangi selalu terjalin.

“semoga kerukunan beragama ini selalu terjalin seterusnya kita harus menjadikan negara Indonesia yang damai  kita boleh berbeda agama tapi kita harus tetap menjaga keutuhan beragama bukankah nabi muhammad mengajarkan kita berkasih saya bahkan rasull adalah orang bijak meskipun itu beda agama seharusnya umat mencontoh segala yang di lakukan rasuul,” paparnya. (Vi/makin).

Komentar

comments