Rampas Motor Pelajar, Pecatan Polisi Dimassa dan Ditangkap Polisi

Rampas Motor Pelajar, Pecatan Polisi Dimassa dan Ditangkap Polisi

Faktanews.co.id.- Perampasan motor di wilayah Kepanjen Malang Jawa Timur oleh orang berseragam polisi akhirnya terkuak identitas pelaku memang pernah menjadi polisi.

Seperti sempat viral di media sosial, Pelaku perampasan motor milik siswi MTs di Kepanjen menggunakan seragam polisi lengkap dengan atribut.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, pelaku pembegalan motor tersebut memang dulunya adalah seorang polisi.

Pelaku bernama Arif Widodo (45) warga Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo,  saat menjadi polisi pernah terlibat kasus yang sama dengan yang kini dilakukannya setelah dipecat dan sempat menjalani hukuman pidana.

“Dulunya memang polisi di wilayah Sidoarjo berpangkat Aipda. Tapi karena melakukan pelanggaran berat,  dirinya dipecat dari kesatuan sekitar tahun 2016, ” kata Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Senin (09/04).

Setelah dipecat Arif Widodo kembali beroperasi di wilayah lainnya yaitu Kabupaten Malang dengan menggunakan atribut polisi.

Dalam operasi kejahatannya, Arif  dibantu teman yang saat ini sedang dikejar pihak Polres Malang.

“Pelaku yang dimassa dan bisa diamankan anggota,  kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan untuk pelaku satunya masih kami buru ,” terang Kapolres Malang.

Sementara itu,  Kapolsek Kepanjen Kompol Bindriyo menjelaskan, pelaku mengaku sebagai polisi yang berpatroli di sekitar Desa Sukoharjo,  Kepanjen.

Modus yang dilakukan pelaku dengan seragam polisi lengkapnya ini,  korban Belva Canda Kitari, siswi kelas 9, MTs  Kepanjen dituduh melanggar lalu lintas saat akan ke sekolah.

“Saat korban akan sekolah,  dihentikan pelaku di wilayah Bangsri,  Kepanjen. Pelaku bersama satu temannya memeriksa SIM korban yang mengendarai motor matic hitam dengan nomor polisi N 2947 IO, ” ujar Bandriyo.

Karena tidak mampu menunjukkan SIM, akhirnya pelaku  beralasan akan membawa korban ke kantor polisi. Korban yang takut akhirnya mengikuti kemauan si pelaku dan diboncengnya.

Untungnya, korban yang ketakutan dibonceng polisi gadungan itu berpapasan dengan salah satu gurunya dan berteriak minta tolong.

Melihat muridnya ketakutan Guru korban mengikuti laju motor muridnya.

“Di lokasi kejadian,  saat guru berteriak copet,  pelaku kaget. Motor yang ditunggangi oleng dan jatuh, ” jelas Bandriyo.

Setelah sempat jadi bulan-bulanan warga, Pelaku pecatan polisi ini diamankan polisi yang sedang berpatroli. sekitar pukul 06.30 WIB. (Jat/kin).

Komentar

comments

Tagged with