Rakyat Menggugat Defisit Anggaran Melalui Demo

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Forum Rakyat Banyuwangi Peduli mengambil sikap. para pentolan berbagai LSM di Banyuwangi itu menyoroti kinerja Bupati Banyuwangi terkait terjadinya defisit APBD.

Mereka akan turun kejalan alias demo besok pagi (Kamis,20/12/2018).

Sasarannya adalah kantor Pemkab Banyuwangi dan kantor wakil rakyat. Menurut Amrulloh koordinator demo, aksi itu dilakukan karena ketidakpuasan terhadap kinerja bupati Abdullah Azwar Anas yang dinilai gegabah dalam menggunakan uang rakyat.

“Bupati harus bertanggungjawab,” tegas Amrulloh dihadapan sejumlah awak media.

Selain mengkritisi kinerja Pemkab.Pemkab. Amrulloh juga menyesalkan sikap dewan yang terkesan mendiamkan.

“Dimana para wakil rakyat kok kelihatannya mereka mandul,” sesalnya.

Aksi yang akan dilakukan besok pagi itu seperti disampaikan Amrulloh akan diikuti sekitar 150 orang dari berbagai lapisan masyarakat yang prihatin Defisit anggaran APBD Kab.Banyuwangi tahun 2018 senilai lebih 200 miliar.

Menurut Amrulloh itu sangat tidak masuk akal.

“Ini harus diaudit, darimana sumber PAD dan peruntukkannya,” katanya.

Ditambahkan dengan berbagai prestasi yang didapat kabupaten Banyuwangi salah satunya penghargaan Sistem Akuntanbilitas Kinerja Pemerintah dan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sebenarnya tidak layak diterima kabupaten Banyuwangi.

“Setelah penghargaan itu diterima ternyata pengelolaan keuangan malah amburadul,” sambungnya.

Aksi demo yang akan dilakukannya itu bukan sekadar ancaman karena lanjut Amrulloh pihaknya telah menerima rekomendasi dari Polres Banyuwangi.

Selain berorasi tentang defisit anggaran yang dianggapnya sebagai pemborosan ekskutif itu juga dilakukan dalam bentuk teatrikal.

“Kita dengar katanya surflus kemyataannya justru Banyuwangi defisit anggaran, bahasa awam defisit itu bangkrut,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyuwangi, Samsudin mengatakan, ada pemahaman keliru soal defisit.

“Hal wajar yang sifatnya normatif pada pengelolaan keuangan misalkan dana yang harus dibayarkan pada proyek yang sudah selesai dibayarkan misalnya bulan Januari sambil menunggu dana masuk, dan saya jelaskan besok sebagian dana proyek PU Bina Marga Cipta Karya sebagian sudah kita bayar,”kata Samsudin. (yu/kin).

Komentar

comments