Pungli Sertifikat Prona, Mantan Kades Badean Sudah Ditahan

korupsifaktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Pasca penahanan Kepala Desa Badean Moh. Ikhsan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi yang tersangkut kasus korupsi dana sertifikat prona tahun 2014, Kejari Banyuwangi mempersiapkan berkas yang diperlukan dalam persidangan di pengadilan Tipikor Surabaya.

Moh. Ikhsan ditahan Kejari Banyuwangi Senen 30 Maret 2015 kemarin, kini di titipkan di lapas Banyuwangi. Ikhsan yang dilaporkan mantan lawannya dalam pemilihan kepala desa diduga menerima dana pungli dari masyarakat yang mengikuti prona sertifikat yang diperuntukkan untuk orang miskin.

Sebelumnya meski sudah ditetapkan tersangka M. Ikhsan kepada sejumlah wartawan bersikukuh dirinya tidak bersalah. Terkait dana yang diterima merupakan dana pinjaman yang sudah dikembalikan ketika kasus itu menjadi polemik hukum.

Kasipdsus kejari Banyuwangi Arief Abdillah rabo sore (1/4) mengatakan, keterlibatan Moh. Ikhsan saat jadi kades badean dalam kasus prona di dukung dengan saksi-saksi dan alat bukti.

“bukti buktinya ada, siapa yang menyerahkan kapan menyerahkan dan seterusnya, dia telah menyalah gunakan kewenangan jabatan sebagai kepala desa, melanggar pasal 11 dan 12 UU. Korupsi,” jelas. (makin/yayak).

Komentar

comments