Tak Surut Pungli PTSL Dilakukan Bukan Pejabat, Warga Banyuanyar Lapor Polisi

Tak Surut Pungli PTSL Dilakukan Bukan Pejabat, Warga Banyuanyar Lapor Polisi

Faktanews.co.id.- (Banyuwangi)- Setelah audiensi dengan pihak Kejaksaan Negeri Banyuwangi terkait penarikan biaya Progam Tanah Sistematis Langsung (PTSL) yang tidak wajar, masyarakat Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi melapor ke Polres Banyuwangi, Senen (30/4/2018).

Sebelumnya Perwakilan masyarakat pelapor dikoordinir oleh Supriyadi juga melaporkan Kepala Desa Banyuanyar telah melakukan pungutan liar (pungli) Progam Tanah Sistematis Langsung (PTSL) tahun 2017 ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

“Sepuluh hari yang lalu kita lapor ke Kejari Banyuwangi atas dugaan pungli yang dilakukan Panitia/Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang dibentuk Kepala Desa Banyuanyar. tadi kami diskusi dengan Kasi Pidsus Kejaksaan Banyuwangi, kita dianjurkan untuk melapor ke Polres Banyuwangi,”katanya.

M.Helmi Rosyadi Ketua Aliansi Rakyat Miskin (ARM) yang ikut mendampingi Warga untuk mencari keadilan mengatakan, Panitia/Pokmas pelaksana bukan dari unsur PNS sehingga pelaku bisa juga dijerat pasal penipuan dan pemerasan.

“Menurut Kejaksaan meski PTSL atau Prona merupakan program pemerintah namun dugaan pungli atau pemerasan yang tidak dilakukan oleh pejabat atau PNS itu merupakan tindak pidana umum,”ungkap Helmi.

Menurut Helmi yang juga Koordinator Gerakan Buruh & Rakyat Anti Korupsi (Gebrak), kedatangan dirinya ke Polres langsung diterima Kasat Reskrim Polres Banyuwangi.

“Dari 300 pengaju ada bukti, yang kita bawa untuk laporan antara lain kuitansi pembayaran, susunan panitia dan vedio rekaman orang-orang yang ikut progam PTSL,”tambahnya.

Terkait laporan itu, Helmi berjanji akan memantau perkembangan laporan masyarakat Desa Banyuwangi di Polres mulai tahap penyelidikan/penyidikan sampai penetapan tersangka.

Lebih jauh menurut Helmi, peraturan yang mengatur program PTSL tarikan yang diperbolehkan hanya sebesar Rp. 150.000,- namun tarikan biaya (pungli) di Desa Banyuanyar di luar batas kewajaran bahkan mencapai jutaan rupiah.

“Ini tidak bisa dibiarkan, kasihan masyarakat, terutama masyarakat miskin”. Kata Helmi.

Sementara itu, Ditemui diruang kerjanya Kasi Pidsus Kejari Banyuwangi Putu Sugiawan mengatakan, pihaknya telah mempelajari kaitan Pungli PTSL tersebut dan akhirnya dilaporkan ke Polres Banyuwangi.

“Tadi mereka datang juga untuk diskusi dengan semangat untuk dipelajari bersama sebelum melakukan tindakan,”jelasnya. (kin).

Komentar

comments