Pungli Dana Sertifikasi Harus Ada Yang Bertanggung Jawab

Pungli Dana Sertifikasi Harus Ada Yang Bertanggung Jawab

Faktanews.co.id. (Banyuwangi)- Meski tanpa didasari aturan dan peruntukannya pungli kepada guru yang mendapat dana sertifikasi di UPTD Genteng dinas Pendidikan Banyuwangi tetap berjalan menyisakan tanda tanya.

Seorang guru My mengungkapkan kekecewaan kepada pelaku operator SS yang juga sebagai pengajar di salah satu sekolah dasar.

Oknum ini mengatas namakan operator meminta dana kepada setiap guru penerima dana sertifikasi Kecamatan Genteng masing-masing dua ratus ribu Rupiah.

Bila dirincikan dana pungli masing-masing dua ratus ribu rupiah dikalikan jumlah guru yang dapat dana sertifikasi, bisa dipastikan dana pungli tersebut berjumlah puluhan juta rupiah.

Informasi yang berkembang, jumlah dana hasil pungli tersebut menjadi dum-duman oknum-oknum di UPTD setempat.

Sayang oknum Samsi yang juga guru di salah satu SD Negeri Genteng menghindar untuk di konfirmasi.

“sedang keluar beberapa menit yang lalu,” kata salah satu staf di SD tersebut.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi ka UPTD Genteng terkait kebenaran Samsi sebagai operator sertifikasi melakukan pungli serta larinya dana tersebut.

Sementara itu aktivis LSM Minakjinggo Yahya mengatakan, tarikan dana pungli di dunia pendidikan mestinya harus di hentikan karena hal ini akan menambah image buruk.

“ini harus ada yang bertanggung jawab, dulu dengan gaji dan kesederhanaan guru selalu jadi Citra baik simbol pengabdi, sampai-sampai guru di katakan pahlawan tanpa tanda jasa, sekarang ini mestinya begitu, apalagi pemerintah sekarang juga sangat memperhatikan kesejahteraan pendidikan,” katanya.(5/7). (har/kin).

Komentar

comments