PTPS Dilantik, Pengawas Pemilu Diharapkan Netral

PTPS Dilantik, Pengawas Pemilu Diharapkan Netral

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- 167 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kecamatan Rogojampi dilantik oleh Panwaslu Kecamatan (Panwascam)  (25/03/2019).

Berdasarkan amanat undang-undang PTPS harus dibentuk paling lambat 23 hari sebelum pemungutan suara dilakukan.

Dari 167 PTPS yang dilantik di gedung serbaguna MWC NU Rogojampi tersebut tersebar di sepuluh desa se Kecamatan Rogojampi.

Dalam pelantikan dihadiri perwakilan Kantor Urusan Agama juga Camat Rogojampi Nanik Machrufi.

“Pelantikan ini dilakukan tidak hanya di Rogojampi tetapi juga di seluruh Indonesia. Pelantikan ini dilakukan mengingat ketentuan pasal 90 ayat 2 Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang pemilu,”jelas ketua Panwascam Rogojampi, Irfan Hidayat SH.

Irfan menjelaskan, Masa tugas PTPS adalah sebulan, artinya mereka akan bekerja sampai 24 April 2019.

“Kehadiran PTPS merupakan petugas khusus untuk mengawasi di tingkat TPS. Semangat adanya PTPS ini adalah agar mengurangi praktek kecurangan,” tuturnya.

Menurutnya, Tugas PTPS di dalam undang-undang disebutkan ada lima.

Pertama mengawasi persiapan pemungutan suara, kedua mengawasi pelaksanaan pemungutan suara, ketiga mengawasi persiapan penghitungan suara.

“Keempat (mengawasi) pelaksanaan penghitungan suara. Kelima (mengawasi) pergerakan hasil penghitungan suara dari TPS ke PPS (Panitia Pemungutan Suara),” pungkas Irfan.

Lebih jauh, diharapkan masyarakat ikut mengawasi dan bila menemukan kecurangan atau pelanggaran Pemilu untuk melaporkan kepada petugas.

Sementara itu Camat Rogojampi, Nanik Machrufi berharap sikap netralitas petugas, karena menurutnya pesta demokrasi (Pemilu) emokrasi menentukan nasib negara selama lima tahun kedepan.

“Apabila ada pelanggaran administrasi, Kecamatan Rogojampi sudah mendirikan posko pengaduan, jangan ditangani sendiri,”pungkas Nanik Machrufi dalam sambutannya.(her/kin).

Komentar

comments