Prabowo.”Kita rival Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang menarik kita sama-sama cinta Indonesia”

Mahfud MD.Jokowi tidak tidak berkolerasi karena Jokowi tidak mengerti perbedaan antara ketahanan dengan pertahanan.  

capresFaktanews.co.id. (Jakarta) – Minggu malam, 22 Juni 2014. Debat calon presiden dihadiri dua kandidat yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Tema yang di angkat adalah ‘Politik Internasional dan Ketahanan Nasional’ 

Hal yang terpenting adalah pendidikan politik kepada masyarakat, rakyat Indonesia bisa membandingkan mana visi misi yang lebih realistis dan sesuai dengan persoalan yang dihadapi dan kebijakan kedua capres sebelum mereka menjatuhkan pilihan suaranya pada 9 juli 2014 nanti.

Yang menarik setelah debat capres tadi malam di Hotel Holliday Inn, Kemayoran, Jakarta, Prabowo tak sungkan mengeluarkan ungkapan ksatria kepada sang rival Jokowi. “Saya lihat banyak yang baik. Kalau yang baik harus kita bilang baik. Intinya niat kita untuk rakyat Indonesia hidup dengan baik, dan aman,” kata Prabowo kepada wartawan

Menanggapi jalannya debat capres tersebut, Prabowo Subianto mengapresiasi karena acara berlangsung baik dengan suasana yang kondusif.

Prabowo juga menyatakan, meski dalam acara debat tersebut ada adu argumen dengan Jokowi, namun hal itu masih dalm kerangka demokrasi beretika tidak saling menjatuhkan atau memancing suasana panas.

“Kita rival Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang menarik kita sama-sama cinta Indonesia,” ucap Prabowo.

Sementara itu, M Mahfud MD selaku Ketua Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, menilai pandangan Jokowi tidak tidak berkolerasi karena Jokowi tidak mengerti perbedaan antara ketahanan dengan pertahanan.

Menurut Mahfud, bila seorang kepala negara tidak bisa membedakan arti sebuah terminologi dalam komponen negara menjadi masalah.

“Jadi memang agak susah, bagaimana membangun politik luar negeri, kalau tidak bisa membedakan ketahanan dan pertahanan,” ujar Mahfud usai debat calon presiden di Hotel Holliday Inn Kemayoran Jakarta Pusat, Minggu 22 Juni 2014 malam.

Menurut Mahfud ketahanan itu adalah menyangkut sumber daya alam, air, kekayaan bumi dan lainnya.

“Tetapi Pak Jokowi selalu bicara postur tentara. Ketika ditanya postur tentara itu bagaimana, padahal kita tak punya uang, (jawabnya) angkat tentara lagi,” katanya.(ed/kin/Fn)

Komentar

comments

Tagged with