Prabowo : Aksi Kedaulatan Rakyat 22 Mei Tak Gunakan Kekerasan

Prabowo : Aksi Kedaulatan Rakyat 22 Mei Tak Gunakan Kekerasan

Faktanews.co.id.- “Saudara-saudara sekalian, sahabat-sahabatku, apa pun tindakan dan aksi dan kegiatan yang saudara-saudara ingin lakukan besok, kalau mereka kalau saudara-saudara sungguh-sungguh mau mendengarkan saya, saya terus mengimbau agar semua aksi, semua kegiatan berjalan dengan semangat perdamaian,” kata Prabowo dalam video singkat yang disampaikan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Selasa (21/5) dini hari.

Dalam video berdurasi tujuh menit itu, Prabowo berulang kali menegaskan  perjuangan Prabowo-Sandiaga adalah perjuangan yang damai dan bebas dari kekerasan dan sama sekali tidak ingin menggunakan kekerasan dalam kehidupan politik Indonesia.

Seperti diketahui, Meski secara jumlah Provinsi Prabowo-Sandi menang namun secara Voting jumlah suara KPU Selasa (21/5) dini hari, sudah mengumumkan hasil Pemilu 2019 untuk Pilpres 2019-2024 pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kalah dari jumlah suara dari pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Maruf Amin dengan angka keterpilihan 44,50 berbanding 55,50 persen.

Namun demikian isu kecurangan menjadi isu Nasional yang berbuah gerakan simpati hingga ditingkat rakyat bawah.

Prabowo menegaskan langkah yang ditempuh dirinya dan calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno adalah langkah konstitusional yang demokratis.

Mantan komandan jenderal (Danjen) Kopassus itu menjelaskan perjuangan Prabowo-Sandiaga dan sejumlah tokoh nasional bukanlah semata-mata perjuangan pribadi, melainkan untuk kedaulatan rakyat.

“jalan anti kekerasan, memang berat. Tapi sejarah membuktikan kadang-kadang justru yang berat itu yang akan membawa kebaikan dengan semuanya,” ujarnya.

Prabowo menegaskan langkah yang ditempuh dirinya dan calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno adalah langkah konstitusional yang demokratis.

Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus itu menjelaskan perjuangan dirinya bersama Sandiaga dan sejumlah tokoh nasional bukanlah semata-mata perjuangan pribadi, melainkan untuk kedaulatan rakyat.

“Untuk demokrasi, untuk Indonesia merdeka, bebas dari penjajahan dalam bentuk apapun. Penjajahan terselubung, penjajahan yang direkayasa dengan manis tetap penjajahan,” ungkapnya.

Dalam video tersebut, Prabowo yang tampak duduk didampingi sejumlah purnawirawan TNI-Polri. Serta aktivis Neno Warisman mengatakan, pihaknya tidak memiliki sama sekali niatan untuk berbuat makar sebaliknya dia inginj menegakkan hukum agar berlaku adil.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Gerindra Andre Rosiade memastikan Prabowo akan berada di Jakarta pada 22-28 Mei 2019.

Kunjungan Prabowo ke Brunei Darusallam beberapa hari lalu. Menurutnya, hanya melakukan kunjungan ke luar negeri.

Andre memastikan, kabar Prabowo hendak kabur ke luar negeri jelang penetapan hasil pemilu adalah fitnah.

Sebaliknya, seperti dikutip dari IDN time,Andre menjamin Ketua Umumnya  akan berada di Jakarta saat penetapan hasil kontestasi demokrasi lima tahunan tersebut.

“(Isu Prabowo kabur ke luar negeri) lebay. Itu hanya digoreng oleh tukang goreng aja, mau fitnah,” katanya.(re/idt/hay).

Komentar

comments

Tagged with