Polisi Yakinkan, Tak Ada Penyiksaan Tiga Pelaku Pembunuh Dan Pemerkosa Eno

Tiga Pelaku Pembunuhan Kejam Dan Perkosaan, Eno

Faktanews.co.id. – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krisna Murti mengklarifikasi isu meninggal atau penyiksaan kepada pemerkosa atau tiga tersangka pembunuh karyawati PT Polyta Global Mandiri, Eno Farihah (19) yang tengah mendekam di jeruji besi RAr alias Arif (24), RAl alias Alim (16) dan IH alias Ilham (24)

Menurutnya, ketiga pelaku pemerkosa atau tersangka pembunuh keji yang diringkus polisi pada 15 Mei lalu sekira pukul 04.00 WIB. dalam keadaan sehat.

“Mereka dalam keadaan sehat,” kata Krishna Minggu (22/5) malam.

Krishna meyakinkan, tidak ada penyiksaan ketiga tersangka selama di dalam tahanan. apalagi informasi salah satu tersangka tewas di dalam tahanan.

“Kemarin kabar ada (tersangka) yang meninggal itu hoax,” kata dia.

Akibat perilaku keji dan kejam tersebut Ketiganya dikenakan dengan ancaman seumur hidup., RAr terancam Pasal berlapis masing-masing pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP dan Pasal 339 KUHP dan atau Pasal 35A KUHP Subsider pasal 351 ayat (3) KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 285 KUHP atau Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan atau Pasal 56 ke-1 KUHP Juncto Pasal 3AD KUHP.

Sementara RAI dan IH diancam Pasal 338 KUHP dan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dan atau (1) ke-1 KUHP dan atau Pasal 56 ke-1 KUHP Juncto Pasal 340 KUHP Pasal 55 Ayat subsider Pasal 338 KUHP dan Pasal 339 KUHP dan atau subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP dan tambahan Pasal 285 KUHP untuk IH.

“Pengecualian pasal ini karena satu pelaku di bawah umur sementara dua pelaku lainnya sudah dewasa,” tandasnya.

Seperti diketahui Eno ditemukan tewas di dalam asrama tempat tinggalnya di Pergudangan 8, Bok DV, RT 01 RW 06, Kosambi Dadap, Kabupaten Tangerang, Jumat 13 Mei 2016.

Eno meninggal dengan luka pukulan benda tumpul di kepala serta sekujur tubuhnya serta gagang cangkul yang di masukkan ke dalam alat vital korban.

Polisi meringkus tiga pelaku dan ditetapkan tersangka. setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi 22 karyawan tempat Eno bekerja. Satu di antara tersangka sempat menjalin asmara dengan korban, namun dua lainnya sakit hati karena cintanya tak mendapat respon korban. (mr/Yuf)

Komentar

comments

Tagged with