Polisi Tuntaskan Kasus Meninggalnya Pemuda Diarea Sawah

Polisi Tuntaskan Kasus Meninggalnya Pemuda Diarea Sawah

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Tak sampai 24 Jam setelah ditemukan mayat Andri Kuntoro (19) yang jenazahnya ditemukan penuh luka di areal persawahan Dusun Watugowok, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Polisi akhirnya menetapkan tiga orang tersangka,Jum’at (21/6/2019).

Polisi yang awalnya mengamankan 5 orang telah menetapkan 2 pelaku dengan pasal 170 KUHP (penganiayaan bersama-sama),  Abduraahman Wahid (22) dan Rudiansyah (24) warga Desa Sragi, Kecamatan Songgon.

Sedangakan 1 orang lainya menjadi tersangka diduga melanggar pasal 359 KUHP menyusul temuan dilapangan Luka bakar di tubuh korban rupanya terkena aliran listrik yang ada di sekitar sawah diTKP diketahui sengaja dipasang Pemilik sawah, Sunaryo.

Sunaryo sengaja memasang aliran listrik di sawah untuk mengusir tikus tersebut terkait membuat nyawa korban hilang setelah adanya penganiayaan secara beramai – ramai.

“Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, dua lainnya masih dalam pemeriksaan. Pelaku diamankan dari rumahnya pada pukul 20.00 Wib tanpa perlawanan,” ungkap Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi Jum’at (21/6/2019) sore, di Mapolsek Songgon.

Diketahui meninggalnya Andri Kuntoro (19) terungkap setelah polisi memeriksa teman korban yang saat itu menonton kesenian Janger.

Sembilan orang saksi diperiksa polisi untuk mengungkap bahwa telah pengeroyokan kepada korban sebelumnya saat menonton kesenian janger.

Korban melarikan diri ke belakang panggung saat sampai di sawah korban tersengat aliran listrik dari kabel yang dipasang pemilik sawah untuk membunuh tikus.

Para pelaku mengaku jika pada saat menonton kesenian janger beberapa pelaku diduga dipengaruhi miras yang ditenggak sebelum melihat kesenian janger berkelahi dengan korban dengan tangan kosong dan tidak ada pembakaran.

Luka bakar yang ada di tubuh korban rupanya terkena aliran listrik yang ada di sekitar sawah yang menjadi TKP ketika jasad Andri ditemukan.

Sunaryo pemilik sawah yang pertama menemukan jenazah pemuda asal Dusun Krajan, Desa Sumberarum kali pertama langsung kelabakan dan tampak bingung,  Sunaryo yang apes sempat merapikan kabel listrik agar tidak turut terlibat.

“Kami mengungkap kurang dari 24 jam,” Pungkasnya.(jek/kin)

Komentar

comments

Tagged with