PKL Jalan Kota Rogojampi Lega

PKL Jalan Kota Rogojampi Lega

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)–  Keresahan ratusan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di sepanjang jalan kota Rogojampi, Banyuwangi, sementara bisa bernafas lega, menyusul dengar pendapat (hearing) diruang Komisi II DPRD Banyuwangi, (10/2/2020).

Hearing yang dipimpin wakil ketua DPRD Banyuwangi, Muhammad Ali Mahrus menghasilkan, wacana pemindahan para PKL untuk sementara ditunda.

Dalam putusan hearing soal penundaan ini, juga menempatkan keputusan bersama atau sepakat dengan para wakil rakyat untuk sementara para PKL agar tetap berjualan di tempat yang biasanya.

Sebelumnya, para PKL merasa tidak tenang rencana relokasi oleh Pemerintah Kecamatan setempat, untuk sementara menyediakan tempat relokasi para PKL yang lokasinya persis di depan lokasi RTH yang berada di Dusun Sidomulyo, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi.

“Para PKL semuanya tidak setuju, karena tempat pengganti yang disediakan tidak layak, dan secara ekonomis depan Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut sepi pengunjung,”Kata  Muhammad Ali Mahrus Senin (10/02/2020).

Dalam hearing, terungkap Forpimka Rogojampi menurut mereka berencana akan menindak tegas para PKL yang ada di area Kecamatan Rogojampi, karena dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banyuwangi No. 11 tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat,

“Para wakil rakyat semuanya sependapat, jika nanti PKL benar benar dipindahkan, dengan catatan pembangunan RTH diselesaikan dulu, intinya semuanya harus siap dan layak untuk berdagang,”ungkap Wakil Rakyat dari Dapil 2 ini disambut yel-yel PKL Rogojampi dihalaman gedung DPRD Banyuwangi yang juga sedang ramai aksi lanjutan puluhan warga serta sejumlah aktivis LSM dan mahasiswa yang mengatasa namakan Forum Peduli Banyuwangi (FPB) terkait penolakan Penyewaan pulau Tabuhan.

Lebih jauh Ali Mahrus mengaku pihaknya akan mempertegas Dinas PU Kabupaten Banyuwangi sampai kapan selesainya pembangunan RTH tersebut.

“Jika tempat relokasi para PKL di rasa belum siap, maka PKL bisa melakukan berjualan di tempat biasanya, dengan catatan agar tertib, bersih, tanpa mengganggu pengguna jalan dan kendaraan, intinya ketertiban harus dijaga,” tegas M. Ali Mahrus.

Sementara itu, Sekretaris Paguyuban PKL Bersatu Rogojampi, Irvan Hidayat, mengaku lega atas rekomendasi yang diturunkan oleh DPRD.

Namun demikian, pihaknya punya tanggung jawab mematuhi arahan agar para PKL bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban.

“Di sepanjang jalan kawasan kota Rogojampi, kurang lebih ada sekitar 180 PKL yang terdata oleh Paguyuban PKL Bersatu Rogojampi, Banyuwangi, kita harus menjaga ketertiban dan kebersihan,”kata Irvan.(kin).

Komentar

comments