Petani Buah Naga Berharap Ekportir PT.ADL Solusi Stabilnya Harga

Petani Buah Naga Berharap Ekportir PT.ADL Solusi Stabilnya Harga

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pesanggaran bersama exportir (PT.ADL) mengadakan pertemuan dengan seluruh kelompok pertanian buah naga se- Kecamatan Pesanggaran,Minggu, (08/11/20).

Dalam pertemuan tersebut dibahas teknis export buah naga yang akan dilakukan oleh PT.ADL.

Diketahui, BPP Pesanggaran menggandeng PT.ADL sebagai exportir guna menanggulangi ketidakmampuan pasar lokal dalam menyerap hasil panen petani buah naga ketika musim raya tiba.

Kesulitan pasar dan harga murah  sempat terjadi adalah ketika tahun 2019 lalu, tahun itu juga sempat beredar video petani Viral petani yang putus asa  membuang hasil panen buah naga karena harga jualnya sangat rendah.

Diharapkan pada tahun 2020 ini kehadiran PT ADL sebagai mitra untuk membantu proses export buah naga petani bisa menembus pasar export sehingga dapat menampung hasil panen yang melimpah dan harga jual juga relatif masih stabil dan berujung bisa lebih mensejahterakan petani.

“Kami harap kami bisa membantu petani dalam memasarkan hasil panen dengan harga yang relatif stabil” ungkap ( Bapak Agus kepala BPP Pesanggaran ).

Sementara itu, PT.ADL berjanji mampu menampung hasil panen buah naga dengan kapasitas 6 ton per hari dengan transaksi setiap hari.

Spesifikasi yang dibutuhkan adalah buah naga dengan berat 300 gram up untuk export ke China dan 500 – 700 gram up dengan warna merah mulus untuk export diluar China serta semua buah naga yang akan diexport tidak boleh memakai gibro atau hormon pembesar buah.

“Saat ini kami masih menyelesaikan perihal dokumen untuk keabsahan teknis, mudah – mudahan desember kita sudah bisa mulai export” ungkap Dodi perwakilan dari PT ADL.

Sayangnya dalam pertemuan tersebut belum bisa ada kepastian harga jual dikarenakan teknis kepengurusan dokumen yang belum selesai, dan juga analisa pasar yang belum kongkrit.(ndu/kin).

Komentar

comments

Tagged with