Pertanyakan Sumber Dana Reward Atlet Banyuwangi

Atletik (Ist)

Atletik (Ist)

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)– Pemberian penghargaan (reward) untuk pelatih dan atlet prestasi masih jadi perbincangan hangat internal KONI Banyuwangi, sumber dana tidak jelas dan terkesan tertutup menjadi topik.

Perincian pembagian reward, untuk atlet yang mendapat medali emas, medali perak dan perunggu, reward juga di berikan kepada pelatih yang mempunyai Atlet berprestasi.

Seperti diketahui bertempat di aula Pendopo Swagata Banyuwangi (16/2). telah diberikan penghargaan (reward) untuk pelatih dan atlet prestasi di semua cabang olahraga (cabor).

“Penghargaan kepada 285 atlet dan 54 pelatih ini sebagai dorongan semangat agar mereka terus maju meraih puncak prestasi yang lebih tinggi,” kata Ketua Umum Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi Bambang Wahyudi

Salah seorang atlet Banyuwangi yang memperoleh penghargaan adalah Rendiyana Putra, peraih medali emas International Asian Youth Games dari cabang lari estafet 4 x 100 meter di Vietnam.

Syafira Nur Islami, peraih medali emas Kejurnas Selam 2014 dengan jarak 1.500 meter dan 15 medali lain.

Dengan perhatian dari pemerintah itu, di harapkan bisa menambah motivasi prestasi lebih baik serta dan target terdekat adalah memberikan emas untuk Banyuwangi di ajang Pekan Olahraga Provinsi Jatim, Juni mendatang.

Salah satu pengurus cabor Tarung Drajat Banyuwangi, Suyoto mengatakan, Keputusan KONI untuk pemberian uang reward meragukan dan perlu di pertanyakan.

“karena uang pembinaan masih belum turun sampai sekarang. Dana penghargaan (reward) di ambil dari dana apa dan para atlet sampai sekarang belum dapat uang pembinaan,” herannya (19/2).

lebih jauh Suyoto yang masih berdinas di kesatuan polres Banyuwangi ini juga meragukan pula penghargaan itu.

“pada saat bupati pidato tidak menyinggung terkait reward atlet, apa dana itu dari kantong bupati sendiri?” katanya. (fn)

Komentar

comments