Pertanyakan Legalitas Pabrik Jamu Tradisional Di Benculuk

Faktanews.co.id.- Beberapa warga terdekat sekitar mengaku tidak pernah dimintai tanda tangan terkait ijin lingkungan terkait Pabrik dan Gudang jamu yang berada di Dusun Pancursari Rt 4 Rw 4, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi.

Padahal tanda tangan warga sekitar merupakan salah satu tolak ukur ijin operasional Jamu tersebut untuk mengurus perijinan kepada pihak terkait.

“Kalau terkait dimintai tanda tangan untuk ijin lingkungan kita tidak pernah merasa tanda tangan, karena selama ini belum ada yang datang ke saya mas,”kata salah satu warga sekitar.

Terkait operasional jamu tersebut, beberapa warga mengatakan bahwa beberapa hari sekali ada kendaraan truk yang keluar masuk ke gudang tersebut.

Sementara warga lainnya, mencermati  waktu sore atau malam hari ada kendaraan keluar masuk dari dalam gudang tersebut.

“Kita belum tahu bawa apa kendaraan itu (pabrik jamu),”tambahnya,

Kepala Dusun Pancursari Sahroni mengaku tidak mengetahui ijin pabrik atau gudang jamu.

“Wah niku jalurnya jalur Polda saya tidak tahu,”jelasnya,(27/6/2030)

Sahroni mengakui, memang ada yang datang kerumahnya yang dimungkinkan dari pihak jamu.

“Hanya pemberitahuan secara lisan kalau ada pabrik hanya itu saja,” terangnya saat dihubungi.

Sementara itu, meski belum mengetahui lebih jauh terkait legalitas kepemilikan pabrik jamu tersebut, awak media melihat terdapat beberapa pekerja melakukan aktivitas didalam gudang yang juga jadi tempat meracik (dapur) Jamu.(ji/ko/kin).

Komentar

comments