Perpenas Waridjan Menangkan Gugatan PTUN

Sidang Gugatan PerpenasFaktanews.co.id.(Banyuwangi)- Sudah diduga sebelumnya sidang sengketa dualisme kepemimpinan Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya, akhirnya Perpenas Sugihartoyo harus menerima kenyataan.

Perpenas Waridjan memenangkan gugatan untuk pembatalan serta menunda pemberlakukan SK Kemenkumham nomor AHU/0000101.AH.01.0, tertanggal 28 Januari 2016 lalu sebagai landasan Perpenas Sugihartoyo.

Waridjan yang beberapa kali bertemu Faktanews.co.id sebelumnya, dengan bukti-bukti dan aturan yang berlaku, pihaknya yakin akan kemenangan gugatan di PTUN tersebut.

“tadi sudah ada putusan dan gugatan kami dikabulkan semua oleh pengadilan PTUN, mengacu kepada salah satu putusan tersebut, mestinya kami bisa segera menggunakan sekretariat Perpenas,”kata Waridjan Kamis malam, (11/8/2016).

Terkait amar putusan tersebut, Waridjan masih koordinasi untuk memastikan waktu akan kembali menjalankan roda kepengurusan Perpenas 17 agustus 1945 Banyuwangi. “kita akan koordinasi dulu,” katanya tak bisa menyembunyikan kegembiraan.

Yang pasti dua kubu Perpenas (Waridjan vs Sugihartoyo) yang sama -sama mengklaim selaku penyelenggara lembaga pendidikan berlabel 17 Agustus di Banyuwangi, juga sedang bersengketa perdata dalam Perkara no 223/pdt.G/2015, situasi semakin menyita perhatian publick ketika pihak lain yaitu Yayasan Pendidikan Nasional (Yapenas) 17 Agustus 1945 ikut juga mengklaim mempunyai legalitas sebagai penyelenggara lembaga pendidikan mulai dari TK, SLTA hingga Untag Banyuwangi, dengan mengajukan gugatan intervensi kepada Perpenas Kubu Waridjan maupun Kubu Sugihartoyo. (makin).

Komentar

comments

Tagged with