Perkawinan, Acara Sakral Dilakukan Pada Bulan Terbaik

Penghulu Pimpin Acara Akad Pernikahan

Penghulu Pimpin Acara Akad Pernikahan

Menikah Harus Punya Sertifikat Kesiapan Menikah.

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Catatan Kementerian Agama(Kemenag) Banyuwangi bulan Desember angka perkawinan mengalami kenaikan hampir 400 % dibandingkan bulan sebelumnya.

Ini tak lepas dari Acara sakral seperti perkawinan sudah biasa kita jumpai dilakukan masyarakat utama jawa pada bulan –bulan tertentu atau bulan yang biasa disebut bulan besar Islam di jawa yang di anggap lebih baik dari bulan yang lain.

Untuk bulan November 2014 di kabupaten banyuwangi terjadi 440 perkawinan sedangkan Desember 2014 atau yang biasa di sebut masyarakat bulan mulud (maulid) sebanyak 1600 orang melakukan perkawinan.

Penghulu pernikahan kemenag Banyuwangi H muslih mengatakan, di pulau jawa memang pada bulan – bulan tertentu pendaftaran pernikahan banyak yang antri, hal ini karena tradisi turun temurun masyarakat.

“memang pada bulan besar islam di jawa ada kenaikan angka pernikahan, namun bagi kami selaku pelayanan, kapanpun kami siap melayani pencatatan pernikahan,”katanya

Yang terpenting menurut muslih, setiap perkawinan dilakukan harus sesuai syarat yang ditentukan seperti sudah di atur dalam UU No .174 tentang pernikahan bahwa” usia laki-laki harus 19 tahun dan wanita 16 tahun, Kalau menurut perda di banyuwangi untuk laki-laki 25 tahun, wanita 21 tahun,” katanya

Lebih jauh dijelaskan,” adapun wanita yang belum cukup umur dan hamil maka harus minta ijin di pengadilan agama untuk di sahkan” jelasnya

Terpisah Kasi. Bimas Kementrian Agama( Kemenag) Banyuwangi, Drs H Moh Djali Mpds mengatakan, di lihat angka peceraian di banyuwangi masih menduduki 3 besar jawa timur.

Menurut H. Djali salah satunya akibat Badan penasehatan pembinaan dan pelestarian perkawinan (BP4 ), karena tidak bisa berperan, sehingga angka perkawinan dan perceraian saling kejar-kejaran. Namun demikian terkait BP4 mulai tahun 2015 sudah difungsikan kembali oleh pemerintah

“Namun demikian untuk mulai tahun 2015 Intruksi dari pusat, BP4 harus diaktifkan kembali, Dalam standar pernikahan semua orang yang mengajukan pernikahan harus mempunyai sertifikasi kesiapan menikah,”katanya.(yayak/makin)

Komentar

comments