Peradi Apresiasi Laporan Advokat Magang Berakhir Damai dan Jelaskan Siapa Yang Berhak Beracara Hukum

Peradi Apresiasi Laporan Advokat Magang Berakhir Damai dan Jelaskan Siapa Yang Berhak Beracara Hukum

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)-Terkait informasi dugaan pengusiran salah seorang advokat yang masih magang saat mendampingi klien ruang penyidikan di Mapolsek Genteng Banyuwangi dan berakhir damai mendapat respon dari Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Banyuwangi, Misnadi SH.Mhum.(8/11/2018).

Menurutnya, dari kejadian tersebut semua pihak bisa memetik pelajaran siapa yang berhak dan berwenang dalam beracara mendampingi klien.

“Begini, kita pada pokok masalahnya dulu, menurut aturan dan UU Advokat siapa yang berhak dan mempunyai kewenangan mendampingi klien dalam kaitan hukum, itu saja dulu, tentu saja mereka yang sudah punya ijin legalitas pengacara, pengacara yang sudah ijin dari organisasi dan sudah disumpah oleh lembaga pengadilan,”jelasnya.

Namun demikian kata Misnadi, dalam melakukan ungkapan pelarangan tidak boleh mendampingi juga harus dilakukan dengan cara-cara yang baik.

“Saya kira kalaupun alasan presedur tidak membolehkan mendampingi juga diberitahukan saja dengan baik, dengan begitu semuanya bisa saling menerima dan mengerti,”katanya.

Lebih jauh, Misnadi juga mengucapkan terima kasih ternyata permasalahan antara penyidik dan Advokat magang yang sempat dilaporkan kepada propam Polres Banyuwangi tersebut tidak berkepanjangan.

“Syukurlah kalau sudah dilakukan penyelesain dengan damai,”ungkapnya.

Seperti diketahui, Advokat yang masih magang, Anang Suindro protes atas pengusiran dirinya saat mendampingi kliennya atas nama Winarno Edy Purwanto di Mapolsek Genteng Kabupaten Banyuwangi, Jumat (2/11/2018) lalu.

Menurut Anang, kliennya yang tersangkut kasus penggelapan tersebut sudah sangat kooperatif.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan, penyidik dilarang mengancam maupun menekan dalam bentuk apapun saat pemeriksaan.

“Bahkan jika itu dilakukan, BAP berakibat batal demi hukum,” ujarnya. (Kur/kin).

Komentar

comments

Tagged with