Penyaluran Bansos Tak Sesuai Peruntukan, Ketua DPRD Jember Ditahan Jaksa

Penyaluran Bansos Tak Sesuai Peruntukan, Ketua DPRD Jember Ditahan Jaksa

Faktanews.co.id- (Jember)- “Kami menetapkan tersangka dan langsung untuk dilakukan penahanan guna mencegah, tersangka tidak mengulangi perbuatan dan tidak mempengaruhi para saksi serta menghilangkan barang bukti,” papar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember Ponco Hartanto kepada sejumlah wartawan, (14/2/2018).

Hal ini disampikan terkait penahanan Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni oleh Kejari Jember Jawa Timur, (14/2/2018).

Thoif ditahan setelah diperiksa selama delapan jam oleh penyidik tindak pidana khusus Kejari Jember.

Thoif dikawal menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan pukul 17.00, selanjutnya dititipkan di Lapas Klas 2A Jember.

Thoif dinilai bertanggung jawab dan menyalahgunakan wewenang sebagai DPRD Jember dugaan kasus korupsi dana hibah Bantuan sosial (Bansos) ternak APBD tahun 2015 senilai 3.3 Milyar yang tidak tepat sasaran.

Hasil penyidikan Jaksa, terbentuknya kelompok penerima bansos dianggap tidak sesuai peruntukannya karena ditemukan justru banyak kelompok ternyata adalah masih keluarganya, dengan demikian diduga melanggar Permendagri nomor 39 tahun 2012,

“Dalam penyelidikan dan dari keterangan para saksi setelah dilakukan ekpose internal, peran tersangka sangat besar mulai dari perencanaan.” Jelasnya.

Menurutnya, karena tujuan penyaluran bansos itu diperuntukan pada keluarga tidak mampu, maka seharusnya penyalurannya melalui survei terlebih dulu.

“atas perbuatannya, tersangka (Thoif) dijerat dengan pasal 1 dan pasal 2 tetang tindak pidana korupsi dengan Ancaman maksimal 4 tahun penjara,”jelasnya.(ham/kin).

Komentar

comments

Tagged with