Penambahan Petugas Ukur, Notaris Banyuwangi Nilai Positif

Kakan. BPN Banyuwangi Haryono Saroso

Kakan. BPN Banyuwangi Haryono Saroso

Berharap Bpn Banyuwangi menambah lagi petugas ukur.
Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Tanpa tedeng aling – aling notaris Banyuwangi menilai positif penambahan petugas ukur di BPN Banyuwangi.

Penambahan jumlah petugas ukur, diharapkan bisa mendorong peningkatan layanan agar mendekati standar kebutuhan layanan.

Setidaknya penambahan petugas ukur menjadi salah satu jawaban keluhan panjangnya waktu pengurusan sertifikat.

Hal ini selain akan menjadi tahapan sudut pandang positip masyarakat terhadap BPN namun juga sangat berkaitan tugas notaris melayani masyarakat.

Ketua bidang Advokasi Ikatan Notaris Indonesia (INI) Banyuwangi Rusli Effendi SH.Mkn.MH. Mengatakan, minimnya jumlah petugas ukur selama ini berakibat keterlambatan dan terganjalnya ketepatan waktu ketika berkas pengurusan tanah masuk di bagian pengukuran BPN Banyuwangi.

Oleh karenanya, dia menilai positif ketika BPN Banyuwangi menambah petugas ukur pembantu (survesor) berjumlah 9 orang.

Lebih jauh rusli mengatakan, dengan konsekwensi luas wilayah Banyuwangi dan pengajuan sertifikat berkisar antara 3000 hingga 4000, menurut rusli jumlah petugas ukur membutuhkan minimal 50 orang.

“dari jumlah 6 orang sudah ditambah 9 orang dari malang, dalam penambahan ini harapannya kerja Bpn tepat pada waktunya”, katanya Kepada Hayatul Makin dari faktanews.co.id.(Selasa 21/1).

Sebelumnya hal sama dikatakan ketua INI Banyuwangi, Abd. Malik SH, selama ini pengurusan sertifikat mulai dari petok ada hambatan, belum lagi Pengurusan lainnya seperti HPHT, Murni dan Roya.

”penambahan petugas ukur, ya harus diakui itu yang membuat pengurusan sertifikat sekarang agak mendekati tepat waktu”, akunya

Namun begitu kata malik, mempertimbangkan luas wilayah Banyuwangi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya legalitas tanah, serta perkembangan dunia proferti, Malik berharap ada penambahan lagi jumlah petugas ukur di BPN Banyuwangi.(Makin/yayak).

Komentar

comments

Tagged with