Pemerintah Gerakkan Sektor Pariwisata Seiring Patuhi Protokol Kesehatan

Faktanews.co.id.–Protokol kesehatan sangat diperlukan guna mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar produktif namun tetap aman dari COVID-19.

Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf R. Kurleni Ukar mengatakan, dalam Rangka membuka kembali sektor pariwisata pihaknya mengutamakan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Dalam kaitan ini pihaknya mengatur    melalui Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 pihaknya membuka sektor pariwisata dengan protokol kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum.

KMK tersebut mengatur protokol untuk hotel/penginapan/homestay/ asrama dan sejenisnya, rumah makan/restoran dan sejenisnya, lokasi daya tarik wisata, moda transportasi.

Kemudian jasa ekonomi kreatif, jasa penyelenggara event/pertemuan, serta tempat dan fasilitas umum lainnya yang terkait erat dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kehadiran protokol kesehatan ini diharapkan bisa mendukung rencana pembukaan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dengan bertahap, sehingga dapat menggerakkan kembali sektor paling terdampak dari pandemi Covid-19 tersebut.

Menurutnya, protokol kesehatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif disusun berlandaskan atas tiga isu utama.

“Yakni kebersihan, kesehatan, dan keamanan,” kata Kurleni dalam keterangan pers Senin (22/6/2020).

Protokol itu kata Kurleni, bisa digunakan bagi semua pihak diantaranya, kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan masyarakat. Termasuk asosiasi, pengelola, pemilik, pekerja, dan pengunjung pada tempat dan fasilitas umum.

“Pemerintah daerah dan para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan dapat mempersiapkan dan melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan keputusan yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan,” katanya.(*ko/hay).

Komentar

comments