Pembakar Zoya Yang Diduga Pencuri Amplifier Divonis 7-8 Tahun Penjara

Pembakar Zoya Yang Diduga Pencuri Amplifier Divonis 7-8 Tahun Penjara

Faktanews.co.id.- Enam terdakwa pelaku penganiayaan dan pembakaran seorang pria diduga pencuri amplifier musalah, Muhammad Al Zahra alias Zoya, di Babelan, Kabupaten Bekasi dihukum 7 hingga 8 tahun penjara majelis hakim Pengadilan Negeri Bekasi Kamis (3/5/2018).

Vonis delapan tahun penjara di jatuhkan untuk terdakwa Rosadi.

Sementara lima terdakwa lainnya masing-masing Aldi, Subur, Najibulah,Karta dan Zulkahfi di vonis tujuh tahun penjara.

Vonis mereka lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 10-12 tahun penjara.

Ini menjadi pelajaran bagi warga yang main hakim sendiri tanpa memperhatikan nilai peradaban sesama manusia.

Atas putusan itu, Para terdakwa menyatakan masih berpikir-pikir apakah akan mengajukan banding.

Seperti ramai jadi konsumsi keprihatinan publik, Muhammad Alzahra alias Zoya tewas secara tragis setelah dihakimi massa dan dibakar di Kampung Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa, 1 Agustus 2017.

Zoya yang takut ketika diteriaki maling dikejar massa lalu dikeroyok karena diduga pencuri amplifier di Musala Al-Hidayah, Kampung Cabang Empat.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Musa Arief Aini, hukuman 8 tahun untuk Rosadi atau paling berat dari terdakwa lainnya,  karena Rosadi terbukti juga sebagai provokator pembakaran Zoya.

Lima terdakwa lainnya turut serta melakukan pengeroyokan sesuai Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

“Kami akan menelaah lebih dulu, mempelajari sesuai dengan undang-undang yang ada,” kata Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Cikarang, Muhammad Fajar.(lin/hay).

Komentar

comments

Tagged with