Pedagang Tradisional Pasar Rogojampi Khawatirkan BARES

Pedagang Tradisional Pasar Rogojampi Khawatirkan BARES

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)-Sejumlah pedagang tradisional di Pasar Rogojampi yang sempat menolak berdirinya bangunan yang akan digunakan pasar modern BARES masih menyimpan kekhawatiran.

Mereka pedagang tradisional takut dampak berdirinya BARES yang letaknya tidak jauh dari pasar tradisional akan semakin membuat pedagang pasar tradidional semakin lesu akibat pembeli beralih ke pasar Modern BARES.

Koordinator pedagang tradisional Rogojampi Heru Sugiarto mengatakan, saat Camat Rogojampi dijabat Lukman, bangunan pasar Modern BARES dihentikan dan ditutup lama karena pertimbangan nasib pedagang tradisional setempat.

“Saat itu pak Camat juga mengacu pada PERDA Banyuwangi mas, terkait jarak antara pasar tradisional dan pasar moderen. Ini jarak bangunan yang mau dipakai BARES sama pasar tradisional Rogojampi kurang lebih hanya 600 meter,” kata Heru bersama puluhan pedagang pasar Rogojampi mendatangi Kantor Kecamatan, (28/4/2018).

Sebelumnya Nanik Machrufi, selaku Camat Rogojampi kepada Faktanews.co.id. mengatakan, pihaknya sudah mendatangi bangunan Pasar Modern BARES.

“Saya sudah datangi mas ke tempat bangunan dan ditemui orang yang dipercaya pihak BARES. tapi dia sudah menunjukan surat ijin dan bahasanya begini “sudah ada ijin Bu ini dan ada tanda tangannya Bupati Anas,”jelas Nanik menirukan.(26/4/2018).

Lebih Jauh menurutnya, pihak Kecamatan tidak bisa berbuat banyak karena terbatas kewenangan.

“Kita tidak bisa apa apa, saya hanya memberi rekomendasi pengajuan pembuatan IMB, yang menentukan boleh atau tidak itu Kabupaten mas ( Tim sembilan). Itu perijinannya sudah ada tanda tangannya pak Abdul Kadir. (Kakan UPT Perijinan sebelumnya) mengeluarkan ijin. Kalau sampean mau tanya, tanya ke pak Kadir dulu kenapa kok bisa disetujui perijinannya,” pungkasnya.(hes/ver/kin).

Komentar

comments

Tagged with