Panwas Banyuwangi : Laporan Pelanggaran Pemilu Di Rumah Kyai Maskur Ali Tidak Memenuhi Syarat Materiel

Panwas Banyuwangi : Laporan Pelanggaran Pemilu Di Rumah Kyai Maskur Ali Tidak Memenuhi Syarat Materiel

Faktanews.co.id.- (Banyuwangi)- “sesuai Perbawaslu nomor 14 tahun 2017 pasal 14 ayat 4, setelah diteliti petugas penerima laporan dan setelah melalui kajian Panwaskab, laporan tersebut tidak dapat diterima karena masih kurangnya salah satu syarat materiel yang harus dipenuhi,”kata ketua Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten (Panwaskab) Banyuwangi, Hasyim Wahid,(22/6/2018)

Ini disampaikan, terkait Panwascab Banyuwangi telah menyimpulkan tidak ada pelanggaran Pemilu ataupun politik uang terkait kedatangan salah satu calon peserta Pilkada Syaifulloh Yusuf gus Ipul dengan melibatkan 62 Kepala Desa (Kades) yang berlangsung di rumah Kyai Masykur Ali pada tanggal 30 Mei 2018 lalu.

Hasyim menjelaskan terhadap Dugaan pelanggaran pasal 71 ayat 1 UU nomor 10 tahun 2016. “pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/Polri dan kepala desa atau sebutan lain lurah dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan paslon”.

Dalam kaitan itu, nama Bupati Banyuwangi, Ir Abdullah Azwar Anas sempat juga disebut-sebut oleh Kades yang diduga mengkoordinir kehadiran sejumlah Kades yang hadir saat itu.

Namun demikian, menurut Hasyim setidaknya ada 4 dugaan pelanggaran pemilihan yang harus dibuktikan dan diproses melalui mekanisme penanganan pelanggaran.

Untuk menindak lanjuti dugaan pelanggaran dimaksud diperlukan sejumlah alat bukti hasil penelusuran informasi oleh Panwaskab berupa foto suasana pertemuan, daftar hadir Kepala Desa, Video dan rekaman wawancara.

Dalam proses penanganan dugaan pelanggaran tersebut, Panwaskab Banyuwangi Dari hasil klarifikasi menemukan lima Kades yang tercatat dalam daftar hadir yakni 4 kades dari kecamatan Gambiran dan 1 kades dari kecamatan Singojuruh, setelah diklarifikasi terbukti tidak hadir dalam pertemuan tersebut, namanya dicatut dalam daftar hadir.

Secara keseluruhan Panwaskab Banyuwangi sudah memintai keterangan 71 orang.

Masing-masing 62 Kades yang hadir, 3 Mantan Kades, dan 6 pihak terkait antara lain, tuan rumah, Sekretaris Tim Kampanye Paslon 1, Ketua Tim Kampanye paslon 2, KPUD tak terkecuali Bupati Banyuwangi.

“Hingga proses penanganan dugaan pelanggaran berakhir, tidak berhasil didapatkan atau diberikan pihak pelapor atau pemberi informasi awal,”jelas Hasyim. (Kur/kin).

Komentar

comments