Pantai Pancur Dan Trianggulasi Tak Kalah Dan Murah

pantai-pancur

Pantai Pancur

Faktanews.co.id.(Wisata)- Mengunjungi pantai Pancur, jauh dari kesan membosankan atau bising, lokasi pantai yang jauh dari keramaian membuat lokasi wisata ini tak terlalu ramai oleh hiruk pikuk.

Wisatawan yang datang bisa menikmati suasana wisata Outdoor yang memukau ini.

Selama di Pancur, wisatawan banyak menikmati suasana dengan berjalan di sepanjang bibir pantai, pemandangan yang masih perawan.

Menuju lokasi wisata bahari ini wisatawan harus melintasi hutan belantara sejauh 8 kilometer.

Jarak 65 kilometer dari pusat kota Banyuwangi hal itu terbalas dengan panorama alam lengkap dengan lalu lalang satwa liarnya seperti monyet dan Menjangan ataupun yang setiap saat kita jumpai.

Sebelum mencapai pantai merupakan lokasi terdekat dengan letak wisata populer di mancanegara karena ombaknya Pantai Plengkung, tak ada salahnya wisatawan mampir di pantai Trianggulasi atau masyarakat terdekat menyebyt dengan nama Pantai Tanggul Asri.

Nama Trianggulasi diambil dari sebuah Tugu Trianggulasi, artinya tugu penanda titik ikat dalam pemetaan terletak ± 500 dari utara pantai,

Lokasi wisata Trianggulasi sama-sama masih berada dalam wilayah Taman Nasional Alas Purwo. Lokasinya berada dari pos Rowo Bendo, jaraknya hanya sekitar 3,5 km ke arah tenggara.

Terlepas dari beberapa pondok menyerupai tempat persinggahan yang kini nampak tak terawat dan atapnya rusak, Pantai Trianggulasi merupakan garis pantai landai dengan hamparan pasir putih yang cukup luas dengan keindahannya ditopang hutan pantai lebat yang terdiri dari pohon bogem dan nyamplung..

“Pemandangannya bagus, kita berhenti dulu sebentar, itu kita sengaja bawa pisang biar dimakan monyet, oh itu ada menjangan lewat, burungnya juag masih banyak,” kata, Ika, pengunjung yang mengaku dari Kelurahan lateng, Kecamatan kota Banyuwangi. Kamis (16/7/2016).

Melanjutkan perjalanan wisata kepantai pancur, saat pengunjung menyusuri jalan setapak sekitar pantai, tingkah lucu satwa liar monyet sudah menyambut disepanjang jalan. bagi orang tua, momen ini bisa sekaligus dijadikan sarana mengenal alam kepada anaknya.

Tebing batu dengan tanaman merambat, pasir bersih menguning menghiasi bibir pantai nan luas, Riak ombak berkejaran menjadikan pantai pancur laksana taman surga yang tak kalah dengan destinasi wisata alam (Outdoor) di Banyuwangi yang lain. sebagai jujugan (tujuan) berlibur bersama keluarga,

Bagi keluarga yang berlibur dengan membawa anak-anak bisa dirasakan betapa mereka bisa bermain sepuasnya dengan bebas bermain pasir putih dan mencari ‘Grayakan’ (Binatang memiliki supit mirip kepiting).“ayo pasirnya jangan dilempar begitu, nanti kena mata,” saran Laela warga Jember memberi saran kepada dua anaknya yang sedang bermain dipantai.

Selain tempat tujuan wisatawan yang datang bersama rombongan atau keluarga, setiap akhir pekan pasangan dua sejoli tak jarang pantai pantai pancur dan pantai Trianggulasi menjadi jujugan para wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Soal tarif masuk relatif tidak usah merogoh kocek seperti ditempat wisata lain, bayar murah tanpa bayar parkir. “kita tadi bertiga bawa mobil hanya ditarik 25 ribu,” kata Bramasto Wisatawan dari lombok. (makin).

Komentar

comments

Tagged with