Panglima TNI Janji Tangkap Pelaku Pembantaian Nduga, Papua. 16 Mayat Korban Diberangkatkan Ke Makasar

Panglima TNI Janji Tangkap Pelaku Pembantaian Nduga, Papua. 16 Mayat Korban Diberangkatkan Ke Makasar

Faktanews.co.id.- 16 jenazah karyawan PT Istaka Karya yang telah teridentifikasi oleh Tim DVI Polda Papua dan dibantu Tim DVI Mabes Polri dan hari ini diberangkatkan kemakassar. dan 3 jenazah lainnya sedang dalam pencarian oleh aparat gabungan TNI Polri di sekitar Gunung Kabo, Distrik Yall, Kabupaten Nduga.

Sebanyak 16 jenazah korban pembunuhan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga, Papua, diberangkatkan dari Timika, Mimika, ke Makassar, Sulawesi Selatan. Para korban selanjutnya akan diantar ke kampung halamannya masing-masing. Sebanyak 16 jenazah karyawan PT Istaka Karya yang diberangkatkan ke Makassar itu semua laki-laki.

Para korban tersebut diberangkatkan dari Timika ke Makassar menggunakan pesawat Hercules milik TNI, Jumat (7/12/2018) pukul 15.00 WIT. Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi di Timika mengatakan pemberangkatan 16 jenazah itu sesuai perintah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Dari 16 jenazah tadi, rencananya 14 akan diturunkan di Makassar dan dua lainnya diberangkatkan ke Jakarta dan selanjutnya ke kampung halamannya,” kata Aidi seperti dilansir Antara.

Selain didampingi tiga orang keluarga masing-masing korban, kata Aidi, anggota TNI dan Polri juga turut mengawal. Biaya pengantaran dan pemakaman akan menjadi tanggung jawab PT Istaka Karya. Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin menyampaikan turut belasungkawa kepada keluarga korban. Dia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan doa sehingga semua proses bisa berjalan dengan baik.

“Kami juga memohon maaf jika terjadi keterlambatan dalam proses ini sebab cuaca dan medan yang sulit juga mempengaruhi proses evakuasi,” ujar Sormin saat melepas keberangkatan jenazah.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menemui keluarga pekerja korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Hadi menegaskan para karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban merupakan pahlawan pembangunan Papua.

“Kami menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga korban. Mereka adalah pahlawan pembangunan Papua. Mereka sudah memberikan dedikasi yang tinggi bagi bangsa dan negara. Semoga keluarga ikhlas menerima cobaan berat ini,” kata Hadi di Hanggar Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua, Jum’at (Antara,7/12/2018).

Hadi berjanji untuk menangkap dan memproses para pelaku kejahatan kemanusiaan itu ke meja hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Penembakan terhadap puluhan pekerja PT Istaka Karya, perusahaan BUMN yang dipercayakan menangani pekerjaan Jembatan Kali Yigi dan Jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga, terjadi pada Minggu (2/12/2018).

Peristiwa itu, dikatakan Hadi, tidak akan menyurutkan niat dan komitmen pemerintah untuk membangun pedalaman Papua agar masyarakatnya bisa sejahtera. Hadi mengatakan pembangunan Jembatan Kali Yigi dan Jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga akan kembali dilanjutkan mulai pekan depan.

Direktur PT Istaka Karya Sigit Winarto mengatakan perusahaan akan memfasilitasi pemulangan hingga pemakaman jenazah para korban di lima daerah masing-masing Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Selain itu, Perusahaan juga berkomitmen memberikan santunan kepada istri dan anak-anak maupun orang tua para korban.

Bahkan Perusahaan juga berkomitmen memberikan beasiswa pendidikan hingga jenjang SLTA bagi putra-putri korban.

Berikut nama korban tewas (laki-laki), diberangkatkan ke Makassar:
Agustinus T.
Jepry Simaremare.
Carly Zatrino.
Alpianus M.
Muh. Agus.
Fais Syahputra.
Yousafat.
Aris Usi.
Yusran.
Dino Kondo.
Markus Allo.
Efrandy Hutagaol.
Samuel Pakiding.
Anugrah Tolu.
Emanuel Beli Naikteas.
Daniel Karre.(indp/hay).

Komentar

comments

Tagged with