PAK Harusnya Dibahas Sebelum Pelantikan Anggota Dewan Baru

PAK Harusnya Dibahas Sebelum Pelantikan Anggota Dewan Baru

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi memberi kesempatan jika pemkab ingin mengajukan Perubahan APBD 2019 yang biasa disebut Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

Bahkan, bila diperlukan, pemkab tidak perlu menunggu sampai calon  anggota terpilih DPRD Banyuwangi periode 2019-2022 dilantik.

“Saran saya jangan nunggu DPRD baru dilantik. Kalau bisa P-A-K tahun 2019 dibahas dengan Anggota Dewan lama yang sekarang ini masih menjabat,” kata anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banyuwangi, H Sugiarto SE.(26/9/2019).

Saat ini , SILPA di Tahun Anggaran 2018 Kabupaten Banyuwangi mencapai angka Rp 65,77 Milyar. SILPA Tahun 2018 ini baru bisa digunakan setelah Perubahan APBD Tahun 2019.

Menurut Sugiarto,  jika perubahan APBD 2019 baru dibahas setelah calon anggota dewan terpilih dilantik, maka akan beresiko terhadap pelaksanaan program pembangunan.

Apalagi sampai saat ini belum ada kepastian calon anggota dewan terpilih akan dilantik.

“Kalau PAK dibahas oleh DPRD yang baru, itu beresiko waktu. kita masih belum bisa memastikan kapan dilantik,” tuturnya.

Belum lagi, setelah pelantikan anggota dewan yang baru DPRD Banyuwangi banyak agenda membentuk alat kelengkapan DPRD, seperti pembentukan Komisi, Fraksi yang tentu memakan waktu sehingga membuat pembahasan Perubahan APBD 2019 semakin molor sementara waktu pelaksanaan program pembangunan yang dialokasikan pada Perubahan APBD 2019 terlalu mepet dengan waktu tutup tahun anggaran.

Hal ini menurut Sugiarto, bisa berpengaruh terhadap optimalisasi pemanfaatan.

“Kalau waktunya molor, dan mepet batas waktu tahun anggaran, ini tidak akan terserap secara maksimal,”rincinya.(kin).

Komentar

comments