Nekad ! Panitia Lelang Bandar Udara Blimbing Sari Banyuwangi Di Laporkan

Lapter Blimbingsari, Banyuwangi

Lapter Blimbingsari, Banyuwangi

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Sebelum mengancam akan lapor kepada lembaga hukum guna memastikan adanya pelanggaran penyalah gunaan wewenang Cv BUMI PUTRA telah melapor kepada kepala LKPP cq. Deputi hukum

Pihak yang dilaporkan adalah kelompok kerja II pemilihan penyedia barang /jasa unit bandar udara Blimbing sari Banyuwangi selaku panitia lelang unit lelang layanan pengadaan (ULP).

Dalam laporan yang sudah dikirimkan kepada pihak terkait, Cv BUMI PUTRA beralamat kantor di Dedali 03. Banyuwangi mengaku merupakan pemenang dari lelang pekerjaan perluasan pelataran parkir dan pelebaran jalan yang berlokasi di bandar udara Blimbing Sari Banyuwangi yang sudah dipublikasikan pada LPSE kementrian perhubungan.

Dikutip dalam pengaduan tersebut, sebelumnya panitia lelang tanggal 25 maret 2015 memutuskan Cv.Prima Wardha selaku pemenang lelang setelah menyingkirkan Cv.Manggala.

Dari Harga HPS Rp. 409.570.000 Dalam rapat yang hanya di hadiri Cv. Bumi raya tersebut. perusahaan yang berkantor di Dedali 03. Banyuwangi tersebut telah menawar Rp. 356. 648.000 serta menyerahkan kelengkapan bukti kualifikasi pada tanggal 31 maret 2015. Dan akhirnya Cv. Bumi Raya diputuskan sebagai pemenang pertama.

Sementara kedua perusahaan lainnya tidak hadir namun telah di buka bukti penawaran masing-masing disebutkan CV. Jaya pemenang dengan penawaran 372.063.000. dan cv Prima Wardha dengan penawaran 391.566.000.

Merasa dan di curangi, pimpinan Cv. Bumi raya sebagai salah satu peserta membuat sanggahan. panitia lelang LPSE akhirnya tanggal 29 maret 2015 mengundang cv. Bumi raya untuk hadir tanggal 31 maret 2015 di ruang rapat kantor otoritas bandar wilayah III.

“dua perusahaan itu tidak hadir untuk membuktikan kualifikasi, Panitia saya tanya katanya masih dalam perjalanan. dan saat itu berdasarkan surat berita acara hasil pelelangan no. 049/pokja II-BWI tanggal 31 maret pukul 16.00 (sore) Cv. Bumi raya ditetapkan sebagai pemenang ”, kata direktur Slamet Utomo dalam laporannya.

Aroma ketidakberesan terus berlanjut, buktinya justru pada tanggal 6 april malam diberitahukan adanya pembatalan lelang dan menyatakan CV. Bumi raya digugurkan.

“dengan alasan penawaran tidak dibubuhi tandatangan direktur / pimpinan perusahaan, padahal saat kami diundang bukti kualifikasi sudah sama- sama dilihat, semua berkas penawaran lengkap, makanya kami saat itu di putuskan jadi pemenang,” katanya. (makin).

Komentar

comments

Tagged with