Musrenbang Desa Gumirih Dikesankan Beraroma Politik, Bawaslu Bentuk Tim Investigasi

Musrenbang Desa Gumirih Dikesankan Beraroma Politik, Bawaslu Bentuk Tim Investigasi

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Badan Pengawas Pemilu melakukan penyelidikan terkait Musrenbangdes dan sinergitas program SKPD tahun anggaran 2020 Desa gumirih yang diduga dijadikan “kampanye”.

Dugaan kampanye itu menyusul diundang dan hadirnya ketua partai Demokrat Michael Edi Hariyanto (MEH).

MEH yang diketahui pula adalah salah satu caleg dalam acara tersebut duduk di deretan kursi depan bersama pejabat terkait.

Foto Musrenbangdes Gumirih, kecamatan Singojuruhuh yang beredar, politisi yang menggunakan atribut partai dalam acara tersebut dikesankan diberi ruang untuk berpidato dan menggunakan atribut partai dalam acara tersebut.

Koordiv Penanganan pelanggaran Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Lukman Afandi mengatakan, terkait permasalahan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Kita belum bisa menyampaikan ada pelanggaran atau tidak karena masih sedang tahap penyelidikan. kemarin pagi Bawaslu Banyuwangi sudah bentuk Tim Investigasi untuk turun langsung ke Lapangan mencari informasi dan data data terkait dugaan pelanggaran itu,” Ungkapnya.

Lebih jauh, Lukman mempersilahkan masyarakat untuk melapor jika menemukan dugaan pelanggaran Pemilu.

“Selain Penyelidikan Bawaslu, kami juga mempersilahkan pada masyarakat untuk melapor kepada kami jika memang merasa mengetahui langsung kejadian tersebut dan menduga ada pelanggaran.” Tegas Lukman.

Sejauh ini, selain politisi MEH yang akan dilaporkan kabarnya dua ASN (Aparatur Sipil Negara) yang indikasinya tidak netral dan sengaja membiarkan Caleg itu ikut ‘sosialisasi’ dengan menggunakan atribut partai kabarnya juga dilaporkan kepada Bawaslu Kabupaten Banyuwangi.

“Ada tiga yang akan kami adukan, satu politisi dan dua ASN (Aparatur Sipil Negara) yang indikasinya tidak netral dan sengaja membiarkan karena Caleg itu ikut ‘sosialisasi’ dengan menggunakan atribut partainya,Kami ingin permasalah di Desa Gumirih ini jelas dan gamblang ditangan yang berwenang Bawaslu maupun Bupati Banyuwangi terkait dua ASN-nya,” kata Sumber faktanews.co.id. Jum’at Malam. (25/1/2019).

Sementara itu, Kepala Desa Gumirih, Murai Ahmad saat dikonfirmasi via pesan singkat melalui ponselnya sempat menjawab bahwa semua anggota DPRD dan Pimpinan partai di dapil 2 telah di undang.

Menurutnya hal sama dia lakukan pada tahun yang lalu.

“Seperti tahun lalu, Musrenbangdes itu kan kebutuhan desa untuk tahun 2020 ya sangat penting saya undang DPRD yang ada di dapil 2 dan tokoh partai karena beliau wakil rakyat,” Ungkap Mura’i. (ver/kin).

Komentar

comments