Sejumlah Pemkab/Kota Dijatim Liburkan TK Hingga SMP Sederajat, Malang Libur 14 hari, SLTA Sesuai Keputusan Gubernur

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Malang dan daerah lainnya dalam antisipasi menyebarnya virus Corona atau Covid-19, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah mulai TK hingga SMP.

Seperti diketahui, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah mulai TK hingga SMP.

Sebelumnya, saat press conference, Risma mengaku masih menyiapkan formula dan mendiskusikan untuk meliburkan anak sekolah,sehubungan rencananya untuk memberikan siswa vitamin.

Belakangan dengan pertimbangan tertentu Risma memutuskan untuk mengganti kegiatan belajar mengajar yang awalnya di kelas, menjadi di rumah diberlakukan mulai Senin (16/3) hingga Sabtu (21/3).

Sementara itu, melalui Instagramnya Bupati Banyuwangi dua kali berturut-turut Abdullah Azwar Anas menjadwalkan, terhitung mulai Senen tanggal 16 Maret 2020 meliburkan sekolah TK hingga SMP.

Demikian pula keputusan diliburkan juga berlaku untuk RA, MI maupun MTS ini merupakan hasil pihaknya berkoordinasi dengan kementerian Agama.

Namun demikian, Anas menghimbau kepada siswa tetap belajar dirumah masing-masing.

“Kegiatan Belajar, TK, SD, SMP dilakukan Dirumah bukan disekolah, tetap belajar dan jaga kesehatan kesemuanya,”kata Anas dalam Instgramnya, Senen Malam (15/3/2020).

Untuk Siswa SMA dan SMK, Anas mengambil keputusan berdasar surat edaran Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

“Mulai besok Senen 16 Maret, pembelajaran SMA/SMK juga dialihkan Dirumah, kecuali yang sedang Ujian,”tambah Anas di Story Instagramnya.

Masih di wilayah Provinsi Jatim,  Pemerintah Kota Malang liburkan siswa hingga 14 hari kedepan.

“Tentu, karena bersifat instruksi dan bukan optional (pilihan), maka kami (Pemkot Malang) harus tegak lurus dan menjalankan perintah tersebut. Sehingga sesuai dengan apa yang disampaikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), maka mulai besok senin tertanggal 16 Maret 2020, proses belajar mengajar di lingkungan PAUD, TK, SD, dan SMP untuk diliburkan,” kata Wali Kota Malang Sutiaji dalam siaran pers, Minggu (15/3/2020).

Sutiaji menjelaskan, kebijakan meliburkan kegiatan belajar mengajar di Kota Malang hanya untuk tingkat pendidikan dibawah SMA atau SMK sederajat. Untuk SLTA sesuai kewenangan disesuaikan keputusan Gubernur Jatim.

Lebih jauh, pihaknya berharap, sekolah maupun tenaga pendidik tetap memonitor perkembangan belajar anak didiknya selama libur diberlakukan sampai 14 hari ke depan.(ins/de/kin).

Komentar

comments

Tagged with