MUI Banyuwangi, Dukung Pemimpin Yang Sedikit Masalah

Ketua MUI Banyuwangi. KH. Yamin Lc.

Ketua MUI Banyuwangi. KH. Yamin Lc.

Ingatkan 2015 di Banyuwangi Merupakan Tahun Politik

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Didalam tahun mendekati suksesi kepemimpinan termasuk di Banyuwangi perlu adanya kehatian-hatian dan cermat menanggapi menilai sebuah kejadian dan informasi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi KH. Yamin LC. mengatakan tahun 2015 ini merupakan tahun politik, berbagai opini harus di nilai dengan obyektivitas dan berdasar akurasi yang tinggi agar tidak terjebak dalam arus permainan politik yang sengaja dikembangkan dengan maksud tertentu.

“Kita Bersama Kyai di MUI dan bersama tokoh agama yang lain telah bersepakat bagaimana mendorong Banyuwangi tetap kondusif,” katanya Jum’at Malam (10/4).

Mengenai adanya isu nikah siri ataupun selingkuh Bupati Abdullah Azwar Anas yang kini ramai jadi konsumsi publik, Kyai lulusan universitas Bagdad Irak ini, menanggapi dingin – dingin saja.

Apakah para Kyai dalam MUI menyimpulkan dalam Isu skandal Bupati Banyuwangi Anas dengan Ayu Azhari dimainkan untuk tujuan kekuasaan (politik)?, Kyai Yamin berdiplomasi, bahwa MUI tidak bisa menilai terlalu kedalam apalagi kepada personal maupun kelompok.

“kita tidak boleh masuk kesana, tugas kita bagaimana mengayomi dan membuat tenang masyarakat,” jelasnya.

Kyai Yamin mengatakan dalam dunia politik wajar saat menjelang akhir jabatan pemimpin di daerah terjadi gonjang-gonjing, namun Yamin mengingatkan situasi ini harus dimaknai dengan logika dan berbagai sudut pandang.

“suksesi kepemimpinan boleh-boleh saja namun upaya tersebut harus dengan cara yang baik dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat bawah,” katanya.

Mengenai kepemimpinan (Bupati) Banyuwangi kedepan, menurut Yamin MUI sudah punya fatwa bahwa akan lebih baik memilih calon pemimpin yang ma’sadah (sedikit masalah).

“kita pilih dan dukung calon Bupati yang paling sedikit punya masalah,” pungkasnya. (makin)

Komentar

comments

Tagged with