Menunggu Proses Hukum Dugaan Korupsi ADD dan DD Bumiharjo

Menunggu Proses Hukum Dugaan Korupsi ADD dan DD Bumiharjo

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Warga Bumiharjo Kecamatan Glenmore Banyuwangi, masih menunggu penanganan dugaan korupsi ADD dan DD.

Mereka menilai terjadi dugaan korupsi DD dan ADD tahun 2015 hingga 2017

Untuk menunjukkan keseriusannya beberapa tokoh masyarakat sudah mendatangi Kejaksaan Negeri Banyuwangi guna melaporkan beberapa pekan lalu dibulan Desember 2017.

Surat laporan tertanggal tertanggal 4 Desember 2017 ditanda tangani beberapa tokoh masyarakat setempat.

Koordinator laporan tersebut, Mohamad Sholeh mengatakan ada beberapa item dugaan korupsi atau penyimpangan dana dilakukan Kepala Desa Bumiharjo.

“Antara lain dana pengaspalan jalan di Dusun Wonoasih, plengsengan, Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan banyak lagi yang lainnya,” ungkap Sholeh  (1/1/2018).

Sholeh mencontohkan, pembangunan RTH, semua laporan pertanggung jawaban (Lpj) sudah selesai namun pengerjaannya tidak pernah di lakukan alias fiktif.

“Kalau sekarang dilakukan kegiatan pembangunan RTH, itu karena sudah kita laporkan. Anggaran pembangunan untuk RTH sebesar Rp 44 juta, namun seperti yang kita lihat bersama, realita dilapangan hanya ada tanaman bunga-bunga saja. Kita yakin lah, untuk pembelanjaannya tidak mungkin menghabiskan Rp 44 juta,” bebernya.

Belum lagi dana Pengaspalan jalan poros di Dusun Wonoasih volume 1 kilometer, padahal menurut Sholeh, jalan tersebut sebelumnya memang sudah ada batu makadamnya, sehingga tinggal finishing pengaspalan.

“Nah, saat ini terlihat jelas kondisi jalan tersebut aspalnya sudah mengelupas semua, padahal proyek ini belum juga ada setahun dibangun. Kita pun menduga jika dana sebanyak Rp 443 juta untuk proyek pengaspalan ini tidak teralokasikan semua, sehingga kualitas hasilnya jelek sekali,” ungkap Sholeh.

Lebih jauh selain dugaan korupsi dana RTH dan Pengaspalan ada kasus korupsi lain sudah dilaporkan pula ke Kejari Banyuwangi.

“Sebagai masyarakat, kita ingin keterbukaan saja. Dan kita juga berharap agar masalah ini tidak berhenti di tengah jalan, harus diproses sampai tuntas karena bukti-bukti yang kita lampirkan sudah terpenuhi semua,” katanya. (har/ver/kin).

Komentar

comments