Mediasi Ke-4 Kasus Bullying Pelajar Usai, Sisakan Penanganan Trauma

Mediasi Ke-4 Kasus Bullying Pelajar Usai, Sisakan Penanganan Trauma

Faktanews.co.id-– Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi berhasil melakukan mediasi terhadap pihak pelapor Azmi orang tua (P) korban perundungan atau bullying serta terduga pengeroyokan dan pihak terlapor Sekolah SMP Al-Azhar 31 Summarecon.

Ketua KPAD Kota Bekasi, Aris Setiawan mengatakan, Kamis (30/1/20) sesuai undangan, pihak pelapor dan terlapor hadir.

Mediasi yang berlangsung sekira lima jam merupakan tahapan keempat yang dilakukan KPAD.

”Alhamdulillah selama lima jam mediasi berjalan dan ini merupakan tahapan keempat. Dan sudah bisa di selesaikan dengan cara mediasi,” katanya, usai melakukan mediasi dengan orang tua korban (P) dengan pihak sekolah SMP Al-Azhar 31 Summarecon, di kantor KPAD Kota Bekasi, Jalan A Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis,(30/1/20).

Aris menyebut, kedua pihak bersepakat. tinggal tahapan trauma healing yang diakuinya akan dilakukan.

”Jadi pada hari ini (Kamis) Alhamdulillah semua sudah clear dan kita tinggal tahapan yang ke lima. Dari KPAD Kota Bekasi akan melakukan trauma healing. Supaya ananda (P) mendapatkan yang terbaik dalam pendidikan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ucapnya.

Dari mediasi tersebut kedua belah pihak diakuinya mengaku sama-sama meminta maaf. Lanjut Aris, mediasi musyawarah mufakat, sehingga tidak ada yang benar dan yang salah.

”Terkait ganti rugi atau ke jalur hukum kita domainnya tidak sampai kesitu. Dan itu kita kembalikan ke pihak yang bersangkutan, akan tetapi kita sudah sepakat serta tensi sudah turun,” jelasnya.

Pihaknya juga mengaku, akan meminta setiap sekolah atau sarana pendidikan ditempatkan kamera pengawas supaya dapat mengawasi anak didiknya di lingkungan sekolah.

”Kita libatkan semua pihak agar dapat membantu KPAD Kota Bekasi dalam mengawasi anak yang mencapai 800 ribu dapat terawasi dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu kedua belah pihak pelapor dan terlapor usai melakukan mediasi, tak ingin berkomentar dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPAD Kota Bekasi.(Mul/kin)

Komentar

comments