Mayjen (purn) TNI Kivlan Zen Tambah Daftar Tersangka Makar

Mayjen (purn) TNI Kivlan Zen Tambah Daftar Tersangka Makar

Faktanews.co.id.- Mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen (purn) TNI Kivlan Zen resmi ditetapkan sebagai tersangka Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dalam tudingan kasus dugaan makar.

“benar, sudah tersangka,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Senin Malam (27/5).

Sebelumnya Kivlan sempat di periksa pada Jumat, 17 Mei lalu. Kivlan Zen menjalani pemeriksaan selama 14 jam sebagai saksi dalam kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana di Polda Metro Jaya.

Purnawirawan Jenderal bintang dua ini sebelumnya dilaporkan ke polisi tanggal 7 Mei 2019 atas dugaan penyebaran hoax dan dugaan makar oleh Jalaludin oleh seseorang bernama Jalaludin asal Serang, Banten

Dalam laporan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim, Kivlan yang getol protes dan kritis terhadap dugaan kecurangan Pemilu  dilaporkan melakukan tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) serta UU No 1/1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU No 1/1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.

Akibat kasus kasus ini Kivlan sempat dicekal ke luar negeri oleh Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Pencekalan ini diserahkan kepada Kivlan di Bandara Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten, pada 10 Mei 2019. Menurut kepolisian, Kivlan hendak menaiki pesawat ke Brunei Darussalam lewat Kota Batam.

Namun, sehari kemudian, Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Sam Fernando, mengungkapkan bahwa pencekalan tersebut dicabut.

Kivlan pun menepis tuduhan bahwa dirinya hendak kabur.

“Bagaimana saya mau lari? Saya ini perwira, jenderal, masa saya melarikan diri atas tanggung jawab? Saya sudah berbuat untuk republik ini untuk bangsa Indonesia, untuk menegakkan kedaulatan, menegakkan demokrasi, untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, sumpah prajurit saya, membela kejujuran dan kebenaran, saya sampaikan,” tutur Kivlan.

Kivlan salah satu tokoh beberapa kali melancarkan demonstrasi, menuduh telah terjadi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

Dia menambah daftar pendukung calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, ditetapkan sebagai tersangka kasus makar sama dengan Lieus Sungkharisma dan politikus PAN, Egi Sudjana.

Koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya, Minggu (26/5)  sebelumnya ditangkap karena diduga kasus penyebaran hoaks.

Sementara Bachtiar Nasir ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencucian uang.(re*hay).

Komentar

comments

Tagged with