Punya 3000 Kosa Kata, Masyarakat Using Tuntut Revisi “PERGUB”

Seminar Bahasa Osing

Seminar Bahasa Osing (14/12)


Faktanews.co.id.(Banyuwangi)-  Masyarakat Banyuwangi merasa sangat kecewa ”PERGUB”(peraturan gubernur no 19 th 2014) tentang peniadaan bahasa osing dalam pembelajaran di sekolah karena di anggap sama dengan bahasa jawa.

Kekecewaan tersebut terungkap seminar nasional yang membahas tentang perbedaan bahasa osing dan bahasa jawa.

Dalam seminar yang di hadiri narasumber yang di antaranya anggota komisi III DPR RI Hj. Emelia Contesa yang menanggani pelestarian bahasa daerah dan budaya, Prof.Dr. Ayu sutarto. MA, Drs.Hasan Basri, MH. Qowin yang mengharapkan ada revisi tentang pergub no. 19 th 2014.

Menurut penjelasan Qowin dialek bahasa osing dan sanggat berbeda apalagi jika di tinjau lebih lanjut bahasa osing memiliki 3000 kosakata yang benar benar berbeda. hal senada juga di sampaikan Syamsudin.

“ kita akan menyurati gubernur untuk merevisi kembali, karena sudah jelas bahas osing berbeda dengan bahasa daerah lainya apalagi bahas using telah di teliti ada 3000 kosakata yang benar benar beda dengan bahasa jawa,” ujarnya

Selain Syamsudin putri asal using Emelia Contessa juga angkat bicara tentang PERGUB No. 19 th 2014. Emil mengaku merasa kecewa.

Oleh karena itu, seminar ini menurut Emil, sebagai langkah awal untuk menolak PERGUB dan berharap Gubernur Jatim merevisi kembali.

Lebih jauh dirinya akan membentuk anggota baru yang di dalam kelompok itu memiliki tingkat pengertian tentang budaya dan bahasa using, ini diharapkan dapat melestarikan bahasa dan budaya using.

“ini sebagai langkah awal, sejujurnya sebagai putri Banyuwangi saya kecewa, kita akan membentuk anggota khusus, dan saya akan membuat 1000 kamus bahasa using dan di bagikan secara gratis ke sekolah sekolah di Banyuwangi,” paparnya sambil tersenyum. (van/kin)

Komentar

comments