Lsm Bandingkan Suksesnya Festival Dengan Dugaan Tunggakan Pajak Ranmor Dinas Pemkab.Banyuwangi

Lsm Bandingkan Suksesnya Festival Dengan Dugaan Tunggakan Pajak Ranmor Dinas Pemkab.Banyuwangi

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)-Banyaknya plat nomor kendaraan bermotor inventaris Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang sudah habis masa berlakunya menuai kritik dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Banyuwangi.

Ketua Gerakan Buruh & Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK), Muhammad Helmi Rosyadi mengatakan, tidak bayar atau keterlambatan Pemkab. Banyuwangi dalam kewajiban pajak bermotor yang harus dibayarkan tidak sebanding lurus dengan
pemerintah mengeluarkan dana untuk selalu menampilkan berbagai kegiatan festival yang bertujuan membawa nama harum kota ujung timur Pulau Jawa,yang dijuluki sunrise of java ini.

“Kenapa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sanggup mengadakan 77 Festival yang menelan biaya milyaran rupiah namun masalah pembayaran pajak kendaraan plat merah yang digunakan oleh aparatur pemerintahan sendiri tidak diperhatikan, sudah jelas pasti ada anggaran untuk hal tersebut,”kritik Helmi melalui keterangan tertulis kepada Faktanews.co.id.

Helmi yang juga ketua Aliansi Rakyat Miskin, menilai ada perlakuan tidak adil terhadap warga miskin.

“sudah pasti pajak kendaraan yang tidak dibayar oleh warga masyarakat akan diberikan sanksi berupa denda sampai dengan ada penahanan kendaraan apabila terlihat masa berlaku plat nomor kendaraan telah habis,”katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Prianggo Parlindungan Malau mengatakan, tidak ada perlakuan beda bagi kendaraan motor pemerintah maupun perorangan (masyarakat) yang melanggar atau tidak taat bayar pajak.

“semua sama saja mas, baik (orang) lain maupun kendaraan dinas Pemda..,”katanya.(kin).

Komentar

comments

Tagged with