Lagi, Bangunan Dinas Pengairan Bermasalah, Embung Air Masih Seumur Jagung Ambrol

Lagi, Bangunan Dinas Pengairan Bermasalah, Embung Air Masih Seumur Jagung Ambrol

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)-Lagi-lagi pekerjaan proyek Bangunan yang didanai negara melalui pemerintah Dinas Pengairan Banyuwangi dikeluhkan.

Kualitas rendah berbuntut hanya bertahan seumur jagung diinformasikan rusak dan ambrol menjadi hal lumrah.

Kali ini kabar tersebut terjadi pada pelaksanaan bangunan Embong (Penampung Air) berlokasi di desa Sembulung, Kecamatan Cluring, Banyuwangi ambrol, Selasa (26/06/2018).

Pengerjaan proyek yang dipercayakan kepada CV.Hera Joyo Banyuwangi bernilai anggaran sebesar Rp. 187.038.000 dan pelaksanaannya baru dikerjakan sekitar bulan April tahun 2018.

Penulusuran dilapangan Ambrolnya embong tersebut terjadi pada bagian plengsengan dan jembatan.

Hal itu akibat dari Pasangan material plengsengan tidak mampu menahan berat jembatan yang terbuat dari plat duekker bahan beton.

“ Saya sudah menduga kalau bangunan itu tidak akan tahan lama, sebelumnya ada laporan para petani jika matrial yang dipakai diduga pasir leboh,”ungkap Mai salah satu anggota HIPPA setempat,(28/6/2018).

Lebih jauh, dia juga menyayangkan, bangunan yang baru selesai beberapa bulan lalu sudah ambrol dan rusak.

Ahmad, petani setempat mengatakan, bangunan embong itu ambrol bukan karena debit air ataupun hujan namun karena faktor lain.

“Bangunan itu ambrol tiba – tiba, waktu itu debet air sungai juga tidak tinggi,” jelasnya.

Hal senada disampaikan, Kepala Dusun Tempursari, Sholeh.

Dia ikut prihatin bangunan pekerjaan bangunan embung yang baru saja dikerjakan tahun 2018 kini sudah ambrol.

Menurutnya, sejak awal pengerjaan para petani sudah bisa menilai kualitas rendah bangunan Embung tersebut namun dia tak mengerti kenapa hal itu terjadi. (kur/kin).

Komentar

comments