Kuliah Nyambi Kerja, Mahasiswi Poliwangi Dilaporkan Mencuri

Kuliah Nyambi Kerja, Mahasiswi Poliwangi Dilaporkan Mencuri

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- CAF Salah satu oknum mahasiswi Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) tampaknya harus berurusan dengan polisi menyusul janji akan mengganti barang-barang toko yang di curinya tidak segera dipenuhi.

Mahasiswa semester 3 jurusan Pariwisata yang kerja terpaksa dilaporkan pihak pemilik toko Jorrel ke aparat Polsek Rogojampi hari senin kemarin (04-02-2019).

Sebelumnya CAF yang masih berusia 20 tahun ini tertangkap tangan kedapatan mencuri ditempat kerjanya di toko Jorrel Rogojampi,(27-1-2019) lalu.

Belum ada kejelasan kebutuhan apa yang melatar belakangi mahasiswi muda asal Kecamatan Wongsorejo yang nyambi kerja terbilang hitungan hari ini nekad mencuri di toko yang mestinya dia jaga.

Belum ada kejelasan juga apa yang melatarbelakangi orang tuanya belum memberikan nilai pengganti barang yang di curi CAF.

“Dia kerja disini masih empat hari,”kata salah satu rekan kerjanya.

Berawal pagi hari ketika para pegawai yang masuk pagi terkejut saat membuka toko melihat banyak barang terselip diantara rak dan dibawah sela-sela yang kosong.

Dari penemuan tersebut, para pegawai berinisiatif untuk menjebak sang pencuri dengan cara membiarkan barang-barang  tersebut tetap ditempatnya.

Ketika malam sekira pukul 20.00 wib disaat toko tutup, mulailah diadakan pemeriksaan dengan didampingi pemilik toko juga anggota sekurity.

Satu persatu pegawai yang ada diperiksa seluruh isi tasnya, giliran pelaku diperiksa dia menolak dengan tanpa alasan.

Setelah agak memaksa barulah ditemukan banyak sekali barang curian didalam tasnya.

“Dia mengaku sudah sejak dua hari masuk kerja sudah melakukan pencurian  barang-barang curian sebelumnya berada di tempat kostnya,” ungkap pengawas toko.

Akibat kejadian itu, Pihak toko Jorrel pun melakukan upaya mediasi.

Orang tua CAF sudah menyanggupi mengganti semua barang-barang yang sudah diambil dan dijual yang bersangkutan dengan jaminan sepeda motor yang dipakai pelaku.

“Kerugian yang diderita pihak toko ditaksir hampir 3 juta, sampai batas waktu yang disepakati tidak dipenuhi, sehingga dengan terpaksa pihak jorrel melaporkan ke aparat Polsek Rogojampi, Senin kemarin (04-02-2019),” ungkap R salah satu pegawai yang dipercaya.

Kapolsek Rogojampi AKP Agung Setiabudi melalui Kanit Reskrim Iptu Rahman membenarkan ada laporan pencurian tersebut.

“kami akan melakukan penyidikan dengan memanggil semua saksi dan juga terduga pelaku dalam rangka untuk dimintai keterangan,”Jelasnya (9/2/2019).

Sementara itu, pihak Poliwangi sendiri yang diwakili Humas dalam sambungan telepon dengan kru Faktanews.co.id membenarkan pelaku adalah salah satu mahasiswinya.

“Tapi kejadian itu diluar kewenangan kampus,”pungkasnya. (her/kin).

Komentar

comments

Tagged with