Bantah Salah Satu Server KPU Disingapura Di Setting Untuk Kemenangan Salah Satu Capres

Bantah Salah Satu Server KPU Disingapura Di Setting Untuk Kemenangan Salah Satu Capres

Faktanews.co.id.- “Tidak ada server KPU yang di luar negeri, semua di dalam negeri,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/4).

Pernyataan disampaikan Hasyim terkait adanya informasi beredar lewat sebuah video yang viral di media sosial yang menyatakan, ada salah satu dari tujuh server KPU di Singapura berhasil dibongkar.

Server tersebut sudah di-setting untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf dengan raihan suara 57 persen.

Menurut Hasyim informasi yang menyebut KPU sudah mensetting perolehan capres melalui sistem IT, tidaklah benar.

KPU, lanjut Hasyim akan mengambil tindakan hukum atas video tersebut karena telah dirugikan oleh tuduhan yang tidak berdasarkan berdasar tersebut.

“Berdasarkan tuduhan tidak berdasar yang beredar lewar video tersebut, KPU merasa dirugikan dan akan melaporkan ke Bareskrim Polri,” tambahnya.

Seperti diketahui, Saat ini beredar video di twitter, instagram, dan facebook mengenai adanya server KPU yang sudah disetting untuk memenangkan salah satu capres.

Dalam video itu terlihat seorang pria sedang memaparkan materi di depan sejumlah orang dalam rapat tertutup.

Pria tersebut mengatakan bahwa capres 01 sudah diamankan di angka 57 persen.

“Yang terakhir di KPU saya bulan januari ke singapura karena ada kebocoran data. 01 sudah membuat angka 57 persen. Allah maha segalanya. Server yg dibangun 7 lapis bocor. Salah satunya bocor. Kita berusaha menetralkan. Tapi data itu masih invalid. Maka tadi saya bicara dengan Pak Alfrian ini harus dituntaskan sebelum final 17 april,”

Lebih jauh Hasyim menjelaskan metode proses penghitungan suara dilakukan secara manual dan bertingkat dari tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemilih kecamatan (PPK), dilanjutkan ke Kabupaten/kota, ke KPU provinsi hingga berakhir ke KPU RI.

Hasil scan Form C1 plano yang selanjutnya diunggah di website KPU, kata Hasyim dilakukan setelah penghitungan suara selesai di TPS.(re/hay).

Komentar

comments

Tagged with