Korupsi Hampir 4 M Dengan Mark Up dan Kredit Fiktif , 2 Pejabat BPR Jatim Ditahan

Korupsi Hampir 4 M Dengan Mark Up dan Kredit Fiktif , 2 Pejabat BPR Jatim Ditahan

Faktanews.co.id.- (Banyuwangi)- Menyalahgunakan kewenangan, dua pejabat Bank Perkreditan Rakyat Banyuwangi Gatot Subiyakto (52) dan Hamim (47) Kamis sore harus mendekam di LP Banyuwangi sebagai tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi sejak hari ini 20 Juli 2017.

Saat melakukan kejahatan Korupsi pada Bank tempat dia bekerja, Gatot yang tinggal Di Kelurahan Lateng Banyuwangi, menjabat Kasi Perkreditan Di BPR Jatim Cabang Banyuwangi kerugian negara akibat yang ditimbulkan berdasar laporan berkisar 2,9 Milyar.

Sementara, Hamim yang tinggal didesa Macan Putih, Kecamatan Rogojampi Banyuwangi menjabat Kepala Kantor Kas BPR Rogojampi, Korupsi senilai hampir 700 Juta rupiah.

“Mereka melakukan sendiri-sendiri dengan tempat dan jabatan berbeda,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuwangi AA.S.Adnyana.

Modus Korupsi yang dilakukan keduanya hampir sama yaitu dengan menggelembungkan nilai kredit dan kredit Fiktif.

“Misal si A kredit 50 juta di masukkan 250 juta. kalau sudah cair 50 juta diberikan kepada si A yang 200 Juta untuk pelaku. untuk yang fiktif mereka menggunakan cara memasukkan kembali data orang sebenarnya sudah lunas,” Ungkap Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Banyuwangi, I Putu Sugiawan.

Kedua tersangka melanggar UU no 31 yang diubah UU no 20 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi.

“Untuk kelancaran penyidikan dan proses hukumnya, Gt dan Hm kita tahan,” jelasnya. (Kin).

Komentar

comments