Korupsi Dak Pendidikan 2007, Hingga 2014 Pelaku Utama Belum Masuk Pengadilan.

Korupsi Dak Pendidikan 2007, Hingga 2014 Pelaku Utama Belum Masuk Pengadilan.
Wahyudi Ikhsan SH.

Wahyudi Ikhsan SH.

Faktanews.co.id-Banyuwangi- Wahyudi Iksan, SH, Kuasa hukum terpidana Taufik dalam kasus dugaan korupsi DAK pendidikan 2007 mengungkap skenario memutus mata rantai pelaku menghilangkan keterlibatan pelaku utamanya.

Kepada faktanews.co.id Wahyudi mengatakan, dugaaan korupsi DAK 2007 diawali dugaan pemalsuan lampiran Profil Company CV Bumi Asri yang bergerak dibidang kontruksi di diubah atau dipalsukan menjadi perusahaan bergerak dibidang pengadaan alat tulis yang bisa melakukan penyedia pengadaan barang dalam DAK 2007.

Anehnya hingga hakim menghukum kliennya 4,5 tahun tahun 2014 ini tidak ada pelaku pemalsuan surat tersebut,

” mestinya di cari dulu siapa pelaku pemalsuan Profil company yang dipegang klien saya di beri langsung dari Faisal dan Yama’i yang juga direktur CV Bumi Asri, itu palsu atau tidak, klien saya tidak tahu”, kata Wahyudi selaku Penasehat Hukum Taufik

Pada pelaksanaan prosedur pengadaaan seperti penerbitan Surat Perintah Kerja (surat pesanan) kliennya juga Cuma diminta mengantar ke sekolah pemesan. ” Taufik klien saya hanya di minta mengantar oleh kedua orang itu”, katanya.

Begitu pula soal dugaan kerugian Negara 1,8 M yang dijadikan dasar menghukum Taufik. ”klien saya Cuma kerja, mengambil keuntungan sesuai kesepakatan kerja dengan mereka, lho kok semua beban masalah ditanggung oleh klien saya”, katanya.(makin)

Komentar

comments

Tagged with